Domba Compass Agrinak

Domba
Typography
Inventor: Subandriyo, Bambang Setiadi, Bess Tiesnamurti, Eko Handiwirawan
Nomor Paten: -
Unit Kerja: Balai Penelitian Ternak
 

 

Domba Compass Agrinak adalah domba unggul hasil persilangan antara domba lokal Sumatera dengan domba St. Croix (Virgin Island, Amerika Serikat) dan domba Barbados Blackbelly (Barbados Islands) dengan komposisi ½ Lokal Sumatera, ¼ St. Croix, ¼ Barbados Blackbelly

Pola warna

Warna tubuh umumnya putih dengan pola warna polos atau campuran 2 warna dan warna belang hitam atau cokelat muda.

Keunggulan

  1. Mampu beradaptasi pada lingkungan tropis dan lembap
  2. Daya tahan terhadap internal parasit lebih tinggi atau sama dengan domba lokal
  3. Mempunyai laju pertumbuhan lebih tinggi dari domba lokal Sumatera

Sistem pemeliharaan

Untuk sistem pemeliharaan yaitu intensif dan semi intensif. Uji adaptasi domba tersebut telah dilakukan dibeberapa wilayah di Indonesia uji adaptasi domba ini bekerja sama dengan pihak perkebunan kelapa hibrida, kelapa sawit, karet dan koperasi.

Produktivitas

  1. Bobot lahir : 2,2 kg
  2. Bobot sapih : 11,9 kg
  3. Bobot 6 bulan : 16,1 kg
  4. Bobot 12 bulan : 23,3 kg
  5. Pertumbuhan lepas sapih : 75 gram/hari
  6. Jumlah anak sekelahiran : 1,5 ekor/induk
  7. Produktivitas induk : 21,3 kg/induk/tahun
BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS