• An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
 
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
 
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
   

Gelar Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian

Badan Litbang Pertanian berpartisipasi dalam Pameran Gelar Penerapan Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian yang dilaksanakan pada tanggal 24-26 Februari 2015 di Kantor Pusat Kementerian Pertanian dengan tema Penerapan Teknologi Pengolahan Mendukung Swasembada Pangan, Peningkatan Nilai Tambah dan Daya Saing. Pameran ini dibuka oleh Inspektur Jendral Ir. Raden Aziz Hidayat, MM.

Rangkaian dari kegiatan ini:

  1. Penandatanganan MoU: Pola kerjasama ABCG (antara: Gapoknak Seto Kencono, Universitas Diponegoro, KSU Mitra Mandiri dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah) dan Kerjasama Pemasaran antara ASPEHORTI dengan Bezmart
  2. Talk show dengan tema:  "Keterpaduan Program dalam Pemberdayaan Agribisnis Kerakyatan di Pedesaan",
  3. Seminar dengan tema:  "Mewujudkan Agroindustri Pedesaan Berbasis Kelompok yang Tangguh dan berkeadilan"
  4. Lomba kreasi olahan tepung mocaf dan tepung sagu.

Puslitbangnak tampil dengan memamerkan Tongkol jagung,  Amoniasi Tongkol jagung, , Jerami padi dan jerami fermentasi sebagai bahan pakan dasar. Pemberian silase tongkol jagung dapat menggantikan pakan dasar rumput gajah yang disuplementasi  dengan konsentrat yang, menghasilkan pertambahan bobot badan harian sebesar 104 g/ekor/hari pada ternak domba.

Pameran ini diikuti: Badan Ketahanan Pangan, Badan Litbang Pertanian, Perguruan Tinggi, Asosiasi Pengolahan Hasil Pertanian, Gabungan Kelompok Tani/Kelompok Tani, Produsen dan perekayasa alat dan mesin pengolahan hasil pertanian. (REP)

 

 

Medical Check Up Karyawan/ti Puslitbang Peternakan

Dalam rangka peningkatan kesehatan karyawan dan karyawatinya sudah menjadi agenda rutin tahunan Puslitbang Peternakan melaksanakan Medical Chek Up bekerjasama dengan Laboratorium Klinik Cito Bogor. Hal ini dilaksanakan guna mencegah/mendeteksi sedini mungkin gangguan terhadap suatu penyakit tertentu, Pemeriksaan kesehatan ini dilaksanakan pada hari Selasa 17 Februari 2015 di kantor Puslitbang Peternakan. Jenis Pemeriksaan yang dilakukan adalah: 1) Hematologi lengkap (Hb, Leukosit, Erosit, Trombosit, Hematokrit, MCV, MCH, MCHC, RDW, Diff) + LED; 2) Kimia darah: (a) Diabetes Melitus (Gula Puasa dan 2 jam pp); (b) Fungsi ginjal (Ureum, Creatin,Asam Urat); (c) Fungsi Hati (SGOT, SGPT); (d) Profil Lemak (Kolesterol Total, HDL, LDL, Trigliserida); (e) Urine Analisa(PH, Kejernihan, Reduksi, Protein, Sedimen Bilirubin) dan 3) Pemeriksaan penunjang: (a) Radiologi (Foto Thorax) dan (b) Rekam Jantung (EKG). (REP)

 

 

Penajaman Proposal Kegiatan 2015 Loka Penelitian Sapi

Tim evaluator Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak) yang terdiri dari Dr. drh. Sri Muharsini, Ir. Bambang Setiadi, MSc dan Dr. Ir. Yeni Widiawati telah melakukan penajaman proposal TA 2015 dan matrik penelitian TA 2016 di Loka Penelitian Sapi Potong (Lolitsapi) pada tanggal 6-7 Februari 2015. Acara pertemuan dihadiri oleh seluruh peneliti dan pejabat struktural.

Sebelum pembahasan, Kepala Lolitsapi memberikan pengantar, dilanjutkan pengantar dari Kabid Program dan Evaluasi Puslitbangnak Dr. Sri Muharsini. Pada TA 2015, Lolitsapi melaksanakan kegiatan penelitian, diseminasi IPTEK dan RKTM yang dapat dikelompokkan menjadi: (1) 5 RPTP dengan jumlah 10 ROPP: (2) 4 RDHP dengan 4 RODHP; dan (3) 6 RKTM dengan jumlah 10 ROKTM. Pembahasan hanya diutamakan pada kegiatan penelitian (ROPP) dan diseminasi iptek (RODHP).

Evaluasi dan perbaikan ROPP dan RODHP dilaksanakan dengan cara masing-masing penanggung jawab ROPP dan RODHP mempresentasikan rencana kegiatan TA 2015, kemudian masing-masing evaluator dari Puslitbangnak menyampaikan masukan dan meminta klarifikasi. Saran yang diberikan didasarkan atas masukan dari Tim Profesor Riset dan masukan tambahan dari Tim Evaluasi Puslitbangnak.

Setelah selesai acara pembahasan ROPP dan RODHP, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke kandang dan laboratorium. Selanjutnya dilaksanakan pembahasan matrik kegiatan Lolitsapi TA 2016. Untuk kegiatan TA 2016 Lolit Sapo mengajukan: (1) 4 RPTP dan 11 ROPP, (2) 6 RDHP dan 6 ROHP dan (3) 10 RKTM dan 10 ROKTM. Tim evaluator Puslitbangnak menyarankan agar judul diperbaiki sehingga lebih fokus dan tidak terlalu umum; jumlah peneliti yang terlalu banyak di setiap kegiatan agar dikurangi; jumlah jam/minggu tidak lazim digunakan, disarankan diubah menjadi OB (orang bulan).

Tim Puslitbangnak juga menyarankan agar lembar pengesahan agar diperbaiki, dengan menggunakan form seperti tercantum pada Permentan No 44 tahun 2011. Tahapan kegiatan agar lebih detail sesuai dengan metodologi yang dikerjakan, tidak terlalu hanya global, sehingga terkesan semua ROPP mempunyai tahapan kegiatan yang sama, padahal masing-masing ROPP  mempunyai tahapan kegiatan penelitian yang berbeda. (IKH/REP)

   

Peternak Sapi di Kabupaten Ende Mendapat Sosialisasi Pembuatan Kompos

ENDE, 3 Februari 2015 – Peternak sapi potong di Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapatkan sosialisasi mengenai pemeliharaan sapi dalam kandang kelompok untuk menghasilkan kompos. Pemberian materi sosialisasi dilakukan oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Kapuslitbangnak) Dr. Bess Tiesnamurti dan peneliti/penyuluh dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTT.

Peternak yang mendapat materi sosialisasi dari Kelompok Tani Ternak (KTT) Watugana.  KTT ini memelihara sapi potong bantuan dari Provinsi NTT. Mereka melakukan pemeliharaan sapi dalam kandang individu, kemudian kotoran sapi diambil dari masing-masing kandang individu untuk diolah menjadi kompos.

Kapuslitbangnak dalam paparannya di hadapan para peternak menyarankan agar peternak memelihara sapi dalam kandang kelompok. Dengan cara ini, peternak tidak perlu melakukan pengambilan kotoran dari kandang individu. Kotoran sapi yang dipelihara di kandang kelompok dibiarkan tetap berada di lantai kandang, kemudian ditambahkan oleh sekam atau dedak agar kotoran tetap kering.

Kotoran yang berada di lantai akan terinjak-injak oleh sapi. Proses ini sama dengan pengadukan dalam membuat kompos, sehingga kotoran tercampur merata. Kotoran yang berada di lantai kandang tidak akan mengganggu sapi karena tetap dalam kondisi kering dengan pencampuran sekam atau dedak. Dalam waktu beberapa hari, kotoran yang berada di lantai kandang sudah menjadi kompos dan bisa langsung dipanen.

Selain melakukan penjelasan secara lisan, Kapuslitbangnak juga memperlihatkan foto-foto. Melalui cara ini diharapkan para peternak mendapatkan gambaran utuh mengenai pembuatan kompos. Pemeliharaan sapi di kandang kelompok untuk menghasilkan kompos ini lebih mudah dan tidak membutuhkan banyak tenaga kerja.

Ketua KTT Watugana Bapak Thamrin Rika mengapresiasi pemberian materi sosialisasi yang disampaikan Kapuslitbangnak. Menurutnya, KTT Watugana akan mengaplikasikan pemeliharaan sapi dengan kandang kelompok. Kompos dapat menjadi sumber pendapatan untuk peternak. (IKH/REP)

 

Sosialisasi IP Phone VPN Dalam Mendukung Penyebaran Informasi Peternakan dan Veteriner

SOSIALISASI IP PHONE VPN DALAM MENDUKUNG PENINGKATAN KINERJA PENELITI DAN PENYEBARAN INFORMASI PETERNAKAN DAN VETERINER. Acara ini dilaksanakan pada hari Rabu, 18 Februari 2015, bertempat di Aula Puslitbangnak, dihadiri oleh Karyawan/Karyawati Puslitbangnak, Balitnak yang berlokasi di kantor Jl. Pajajaran Bogor, serta staf TP2I.

Pada kegiatan tsb. Kepala Puslitbangnak yang diwakili oleh Dr. Endang Romjali (Kabid KSPHP Puslitbangnak), memberikan arahan tentang perlunya pemanfaatan fasilitas yang disediakan oleh Balitbangtan untuk komunikasi oleh seluruh pegawai lingkup Puslitbangnak.

Acara  dimoderatori oleh Kabid Kerjasama Hasil Penelitian dan sekretaris  yaitu Sdr. Irfan R Hidayat, SPt. Pembicara yang tampil  yaitu Sdr. Ahmadi Riyanto dengan topik “Pemanfaatan IP Phone dengan layanan VPN di lingkup Puslitbangnak”; Sdr. Uratsongko, AMd dengan topik “Pemanfaatan IP Phone dengan layanan VPN di lingkup Puslitbangtan”; serta Sdr. Dhani Gartino, SKom., MT dengan topik “Sosialisasi VPN dan IP Phone Balitbangtan”.

Adapaun harapan dari kegiatan sosialisasi tsb. yaitu IP Phone dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh Manajemen maupun Peneliti UK/UPT lingkup Puslitbangnak dan untuk penggunaan IP Phone ditingkat UK/UPT lingkup Balitbangtan tidak dikenakan biaya abodement dan biaya lainnya karena sudah ditanggung oleh Balitbangtan. (Lyn)

   

Halaman 1 dari 55




Home | Hubungi Kami | Site Map | Tim Redaksi
(c) Copyright 2009 - 2014 Puslitbangnak
Jl. Raya Pajajaran Kav E59 Bogor 16151 Jawa Barat, Indonesia
Phone. +62 251 8322183, +62 251 8328383
e-Mail: medpub@litbang.pertanian.go.id - puslitbangpeternakan@gmail.com

               





www.litbang.pertanian.go.id