• An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
 
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
 
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
   

Kampung Ternak Juhut Laboratorium Lapang Badan Litbang

Dibaca: 2753 kali

Pengembangan kampung ternakdomba terpadu di Kelurahan Juhut, Kab. Pandeglang secara intensif dilaksankan mulai tahun 2009 telah memperlihatkan hasil yang sangat memuaskan bagi masyarakat, baik dampak bagi lingkungan, pengetahuan, sikap dan keterampilan peternak hingga penambahan populasi domba. Badan Litbang Pertanian berencana untuk menjadikan kawasan ini sebagai laboratorium lapangan.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Dr. Haryono saat berkunjung ke Kelurahan Juhut, Banten, belum lama ini sangat berkesan dengan dampak yang sudah diraihnya.
Dihadapan Bupati Pandeglang Drs. H. Erwan Kurtubi, MM, Kepala SKPD, BI-Serang dan anggota Pokja Kampung Ternak Domba, Haryono menjelaskan bahwa Kampung Ternak Domba Terpadu Kelurahan Juhut akan dijadikan sebagai laboratorium lapang Badan Litbang. Alasannya adalah karena di kawasan ini telah terjadi sinergitas kelembagaan unit kerja, harmonisasi Hubungan Peneliti-Penyuluh-Peternak-Masyarakat, keterpaudan Program Menuju Kemandirian Pangan serta adanya Keterpaduan Teknis, sosial dan keagamaan.

Pengembangan kawasan ternak domba terpadu merupakan hasil dari sinergitas dari berbagai instansi tidak saja kelembagaan sektor pertanian/sub sektor peternakan tetapi juga sektor lain yang mendukung pengembangan potensi yang ada di lokasi.
Dalam proses pembentukan kawasan ini terdapat banyak instansi yang terlibat, mulai dari pemerintaj pusat, pemerintah. Provinsi Banten dan pemerintah daerah Kabupaten Pandeglang dan Lembaga Swadaya Masyarakat.
Mereka berkontribusi sesuai dengan tupoksinya masing-masing seperti bantuan ternak, pendampingan dan pengawalan berupa inovasi kelembagaan dan teknologi pertanian, penyediaan lahan untuk pakan hijauan makanan ternak, demplot, pelatihan, penguatan kelembagaan, pengerasan jalan dan lainnya.

Penggundulan Hutan

Digambarkan bahwa kebiasaan masyarakat yang bercocok tanam di wilayah kehutanan dengan cara membuka lahan baru telah memberikan kontribusi terhadap penggundulan hutan lindung. Namun, dengan adanya kegiatan pengembangan ternak domba di lokasi tersebut maka kegiatan masyarakat yang awalnya merambah hutan, secara berangsur menjadi beternak di sekitar hutan.
Selain itu, adanya program penanaman hijauan pakan ternak berupa jenis rumput gajah dan jenis leguminosa pohon lainnya dengan konsep konservasi secara langsung membantu merehabilitasi kembali hutan lindung di atasnya. Berdasarkan pengamatan di lapangan, bahwa sekitar 70% hutan lindung yang berada di atas kawasan pengembangan telah kembali hijau.
Dampak bagi peternak secara nyata telah menigkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam hal teknis. Terbukti di lokasi ini telah dijadikan tempat studi banding oleh beberapa kelompok ternak di Provinsi Banten.

Populasi domba sebelum adanya bantuan sebanyak 275 ekor, kemudian ditambah dari bantuan instansi (204 ekor) sampai dengan Mei 2011 terjadi sekitar 1.500 ekor dengan berbagai jenis domba (komposit garut, komposit sumatera, St. Croix, Barbados Cros dan lokal garut). Pengembangan ternak domba dilakukan dengan sistem perguliran, yaitu peternak bertanggung jawab memelihara 1 ekor induk selama 3 tahun. dan mempunyai kewajiban mengembalikan 2 ekor dengan umur yang sama sewaktu induk diberikan.

Berita Koran "SINAR TANI" Edisi No. 3410 Tahun XLI




Home | Hubungi Kami | Forum | Site Map | Tim Redaksi
(c) Copyright 2009 - 2014 Puslitbangnak
Jl. Raya Pajajaran Kav E59 Bogor 16151 Jawa Barat, Indonesia
Phone. +62 251 8322183, +62 251 8328383
e-Mail: medpub@litbang.pertanian.go.id - puslitbangpeternakan@gmail.com

               





www.litbang.pertanian.go.id