Bogor, 23-Apr-2018       English Version


Sabtu (6/1/2018) Pak H. Mukidin di Desa Jatiwaringin, Kec. Mauk, Kab. Tangerang melaksnakan panen padi di lahan yang dimilikinya sekitar 5 Ha. Bersama 30 petani lainnya yang juga sedang panen bersama Kepala Puslitbangnak serta Bptp Banten dan beberapa instansi terkait. Pak Mukidi tergabung dalam Kelompok Tani Kedondong dengan luas hamparan sekitar 46 Ha. Kelompok ini mampu tanam 3 kali dalam setahun dan panen 5 kali dalam 2 tahun karena adanya irigasi tersier di desanya. Hal ini menyebabkan petani mampu panen disaat musim paceklik di bulan Desember-Januari. Varietas Ciherang yang ditanam dengan provitas 5-6 ton. Harga GKP berkisar Rp.5.000-5.400/kg, dengan GKG mencapai Rp.6.200-7.000/kg.

Koordinator BPP Tegal Kunir, Abdul Gofar, SP menyatakan bahwa inovasi jajar legowo sudah diaplikasikan di Kecamatan Mauk sekitar 40%. Saat ini, panen hampir selalu ada setiap bulan, dimana pada desa-desa tertentu terjadi perbedaan waktu tanam. Lebih lanjut disampaikan bahwa untuk mengurangi hama, sebaiknya petani menanam dengan varietas berbeda. Inpari seyogyanya ingin ditanam oleh kelompok ini, namun karena terlambat datang benihnya, maka Ciherang yang ditanam. Panen raya biasanya terjadi pada bulan Maret-April, dan pasokan beras dapat mencukupi sepanjang tahun.

Sementara Itu, Senin (8/1/2018) Terik mentari yang cukup menyengat tidak menyurutkan langkah kami dalam mengawal panen padi di Desa Sukamandi, Kec. Pagar Merbaung, Kab. Deli Serdang siang ini, Senin 8 Januari 2018. Kegiatan ini dilakukan usai penyerahan Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Badan Litbang Pertanian dan Pemda Kab. Deli Serdang di Aula Cendana Kantor Bupati Deli Serdang. Dokumen Kesepakatan Bersama ini diserahkan oleh Kepala Puslitbang Peternakan, mewakili Kepala Badan Litbang Pertanian, Dr. M. Syakir, kepada Bupati Deli Serdang, yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian, Kab. Deli Serdang, Hj. Saadah Lubis, SPd, M.AP.

Panen bersama dilakukan secara spontan yang dihadiri oleh Kepala Puslitbang Peternakan, Asisten II Bidang Perekonomian, Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kab. Deli Serdang, Kepala BPTP Sumatera Utara, Kepala Loka Penelitian Kambing Potong, Kepala Bidang KSPHP dan Kepala Kebun Percobaan Brastagi, Puslitbang Hortikultura, Camat Pagar Merbaung, Kepala Desa, PPL Sukamandi Hulu dan para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Taruna Jaya. Kelompok ini beranggotakan sekitar 71 orang. Memasuki Desa Sukamandi, sejauh mata memandang hamparan padi nan menguning seluas 28 Ha telah siap dipanen. Saat kunjungan, panen dilakukan di lahan sawah milik petani Saijo dan keluarganya yang mencapai sekitar 10 Ha. Padi dengan varietas Mekongga yang dipanen ini banyak yang rebah akibat terguyur hujan cukup lebat semalam. Rataan provitas padi ini menurut PPL M. Yakub Siregar mencapai 6,5-7 ton/Ha dengan harga gabah kering panen sekitar Rp.4900/kg. Lebih lanjut disampaikan bahwa jika dilakukan panen dengan alat combine harvester, harga GKP dapat mencapai Rp.5200/kg karena kondisi gabah yang lebih bersih jika dibandingkan dengan panen menggunakan treser. Sayangnya, karena banyak padi yang rebah, panen di kelompok ini tidak dapat dilakukan dengan menggunakan combine harvester, yang lebih dikenal dengan sebutan “odong-odong” oleh petani dan masyarakat setempat. Harga gabah kering giling dilaporkan sekitar Rp.5900-Rp.6000/kg. Lebih lanjut dilaporkan bahwa luas hamparan sawah yang siap panen di Desa Sukamandi Hulu ini mencapai 130 Ha, dimana sekitar 65% akan dilakukan panen selama bulan Januari-Februari 2018.

 

Link Berita dibawah ini:

Panen Padi di di Desa Jatiwaringin, Kec. Mauk, Kab. Tangerang

Panen Padi Tiada Henti di Kec. Pagar Merbaung, Kab. Deli Serdang

 

 

 

SISTEM INTEGRASI SAWIT-SAPI (SISASA)

Integrasi sawit-sapi merupakan program terobosan yang strategis, tertuang dalam Renstra Kementerian Pertanian 2015-2019
dalam upaya meningkatkan produksi daging di dalam negeri serta mewujudkan ketahanan pangan nasional

 

 

 

 

 

 

 

Layanan Elektronik

 

 

Pro-Tek