Bogor, 22-Feb-2018       English Version


Menindaklanjuti kegiatan lapang 11-14 Juli 2017, Tim Upsus Siwab Puslitbangnak yang terdiri dari Drh. RM Abdul Adjid (Peneliti BB Litvet), Drh. Dian Ratnawati, MP (Peneliti Lolit Sapi Potong), Priyono, S.Pt, M.Si (Peneliti Puslitbangnak) yang  didampingi oleh Ir. Muryanto, M.Si, Ir. Budi Utomo, M.Si dan Drh. Heri Kurnianto (Peneliti BPTP Jawa Tengah) telah melakukan “Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Monitoring Demfarm Upsus Siwab Jawa Tengah” pada 18-21 September 2017 di Kabupaten Rembang.

Kegiatan Bimtek mengambil topik introduksi teknologi tes kit kebuntingan, inovasi teknologi ini diharapkan menjadi alternatif untuk mengetahui status kebuntingan sapi secara lebih dini dibandingkan dengan Pemeriksaan kebuntingan dengan palpasi rektal. Bimtek dilakukan di 2 lokasi dengan dihadiri inseminator setempat, petugas dinas pendamping, dan anggota kelompok dengan jumlah peserta 25 orang/masing-masing lokasi.

Teknologi tes kit kebuntingan secara imunologi menggunakan protein spesifik dari sel tropoblast blastosis ini dapat dilakukan mulai 15 hari pasca inseminasi dengan keakuratan mencapai >90 %. Sementara itu jika menggunakan palpasi rektal baru dapat dilakukan deteksi kebuntingan 40-60 hari setelah inseminasi. Teknologi ini akan berguna untuk memperbaiki manajemen reproduksi serta meningkatkan efisiensi reproduksi.

Di lokasi demfarm, aplikasi teknologi tes kit kebuntingan ini dapat dilakukan oleh petugas khusus/inseminator. Loka Penelitian Sapi Potong telah membawa 48 sampel tes kit kebuntingan. Sebagai upaya untuk menguji teknologi tes kit kebuntingan tersebut di lapangan, telah dilakukan pengambilan 3 sampel darah induk untuk dilakukan uji lebih lanjut.

Kendala di lapangan terkait tes kit kebuntingan ini yaitu keterbatasan alat sentrifuge untuk memperoleh serum dari sampel darah tersebut. Disarankan, untuk tindak lanjut aplikasi teknologi ini agar dapat bekerjasama dengan BBVet terdekat (Pati).

Selanjutnya sebagai upaya untuk memperbaiki dan mempertahankan performans sapi di lokasi demfarm, peternak diarahkan untuk mengembangkan hijauan pakan ternak, salah satunya indigofera sp. Pengetahuan dasar terkait budidaya indigofera dan penggunaannya  disampaikan oleh Ir. Budi Utomo, M.Si . (REP)

 

 

 

SISTEM INTEGRASI SAWIT-SAPI (SISASA)

Integrasi sawit-sapi merupakan program terobosan yang strategis, tertuang dalam Renstra Kementerian Pertanian 2015-2019
dalam upaya meningkatkan produksi daging di dalam negeri serta mewujudkan ketahanan pangan nasional

 

 

 

 

 

 

 

Layanan Elektronik

 

 

Pro-Tek