Bogor, 17-12-2017       English Version


Kementerian Pertanian telah mencanangkan Program Perbenihan dan Perbibitan pada Tahun 2018. Program ini bertujuan untuk menyediakan varietas/galur/klon unggul yang adaptif dengan produktivitas tinggi sesuai preferensi pengguna. Hal ini juga dapat untuk mempercepat dan meningkatkan diseminasi inovasi dan teknologi di tingkat pengguna, utamanya petani/peternak. Salah satu inovasi yang telah dihasilkan oleh Badan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian adalah ayam lokal unggul untuk memenuhi kebutuhan pasar terhadap Ayam Kampung. Permintaan produk Ayam Kampung ini terus meningkat seiring dengan semakin berkembangnya wisata kuliner berbasis Ayam Kampung.

Pada tahun 2017, telah didistribusikan bibit Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB-1) dan Sentul Terseleksi (SenSi) kepada kelompok peternak di lima Provinsi (Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Sumatera Utara) dalam bentuk kelompok peternak Inti dan Plasma. Peternak Inti berperan sebagai usaha pembibitan penghasil DOC, sedangkan kelompok peternak plasma merupakan usaha pembesaran sebagai penghasil ayam siap potong.

Dalam upaya memperoleh persamaan tata kelola dari usaha tersebut, diperlukan petunjuk pelaksanaan teknis yang dapat dimanfaatkan bagi para pendamping di lapangan dan peternak binaan. Buku Petunjuk Teknis ini berisikan hal-hal praktis yang harus dilaksanakan bagi kelompok peternak sehingga dapat memberikan output yang optimal dalam rangka meningkatkan pendapatan peternak.

 

Selengkapnya (file Download)

 

 

 

 

SISTEM INTEGRASI SAWIT-SAPI (SISASA)

Integrasi sawit-sapi merupakan program terobosan yang strategis, tertuang dalam Renstra Kementerian Pertanian 2015-2019
dalam upaya meningkatkan produksi daging di dalam negeri serta mewujudkan ketahanan pangan nasional

 

 

 

 

Galeri Foto Kegiatan

 

 

 

Layanan Elektronik ( e-Government )

 

International SeminarKP-HSTP

Pro-Tek RECISPPID