Bogor, 27-06-2017


Negara Indonesia dengan 13 ribu pulau dan kepulauan besar maupun kecil merupakan aset negara dan harus diperhatikan keberadaannya. Di antara jumlah tersebut terdapat pulau-pulau kecil terluar (PPKT) yang memungkinkan dijadikan sebagai salah satu lumbung pangan nasional dengan melihat kondisi wilayah, iklim makro dan mikro serta ketersediaan teknologi dan sumberdaya manusia pengelolanya. PPKT tersebut ada yang berbatasan langsung dengan perairan Negara tetangga sehingga merupakan perbatasan yang harus dijaga kepemilikan dan keberadaannya.

Puslitbangnak telah melakukan survei terhadap empat buah pulau terletak di provinsi Kepulauan Riau, merupakan pulau kecil yang sebagian berpenghuni maupun tidak. Melihat letak geografis, ketersediaan sumber air, jenis tanah maupun jenis vegetasi, maka beberapa pulau tersebut kemungkinan dapat dijadikan sebagai salah satu pulau untuk pengembangan budi daya sa pi potong. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa PPKT tersebut akan menjadi sentra pengembangan ternak lain (kambing, domba) terintegrasi dengan tanaman pangan dan sayuran. Dalam pelaksanaannya sebagai pulau karantina hewan dan atau budi daya sapi potong perlu dilakukan survei secara lebih mendetail agar diperoleh data yang memadai untuk pengembangan PPKT tersebut.

Kami berharap bahwa booklet ini dapat memberikan informasi tentang beberapa pulau kecil dan pulau terluar yang telah disurvei guna melihat kemungkinan pemanfaatan sebagai calon pulau untuk budi daya sa pi potong. Semoga booklet ini dapat menjadi salah satu acuan bagi pengambil kebijakan di tingkat pusat, provinsi maupun kabupaten.

Selengkapnya (file Download)