Bogor, 22-Aug-2018       English Version


Jakarta – Sebanyak 30 lembaga penelitian dan pengembangan (litbang) berproses menjadi Pusat Unggulan Iptek (PUI) untuk periode 2018 sampai dengan 2020 melalui bimbingan Ditjen Kelembagaan Iptek dan Dikti Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti).

“Ini apresiasi dari Kementerian untuk menggalakkan riset. Ada PUI baru, ada yang pertahankan status sebagai PUI, ada industri yang gunakan hasil inovasi, ada pemerintah daerah yang gunakan hasil inovasi,” kata Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir pada Apresiasi pada Lembaga-lembaga Litbang 2017 di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan nantinya yang sudah pasti menjadi PUI harus mampu mencetak peneliti-peneliti yang sanggup menghasilkan publikasi internasional, prototipe dan inovasi.

Ia menegaskan inovasi menjadi penting di mana penemuan yang dikomersialisasi baru bisa disebut sebagai inovasi yang sebenarnya. PUI menjadi penting agar bagaimana ke depan bisa menghasilkan inovasi yang dimanfaatkan industri.

Pada acara Apresiasi Lembaga-lembaga Litbang 2017 sebanyak 30 pimpinan lembaga litbang atau mewakili mendeklarasikan dan menandatangani Sertifikat Masterplan Pengembangan PUI, di mana mereka akan dibina selama dua tahun mendatang untuk dapat menjadi PUI.

Mereka antara lain Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju, Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), Pusat Teknologi dan Data Penginderaan Jauh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Pusat Penelitian Biologi LIPI, Balai Penelitian Tanaman Hias Kementerian Pertanian (Kemtan), Pusat Penelitian dan Pengembangan Perhutani, Balai Riset Budidaya Ikan Hias Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Selain itu ada Pusat Penelitian dan Pengembangan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika BMKG, Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah LIPI, Pusat Sains dan Teknologi Akselerator BATAN, Balai Riset dan Observasi Laut KKP, Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika Kemtan, Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi BPPT, Pusat Pengembangan Sosial Ekonomi Kebijakan dan Perubahan Iklim KLHK, Balai Besar Kerajinan dan Batik Kementerian Perindustrian.

Selanjutnya Balai Riset Perikanan Budidaya dan Penyuluhan KKP, Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Daerah Aliran Sungai (DAS) KLHK, Pusat Pengembangan Teknologi Tepat Guna LIPI, Balai Besar Pulp dan Kertas Kementerian Perindustrian, Pusat Penelitian Elektronika dan Komunikasi LIPI, Balai Besar Kimia dan Kemasan Kementerian Perindustrian dan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Vektor dan Reserpoint penyakit Kementerian Kesehatan.

Lalu Pusat Sains dan Teknolgi Nulir Serapan BATAN, Pusat Teknologi Penerbangan LAPAN, Balai Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan Nonkayu KLHK, Pusat Penelitian Bio Technology LIPI, Balai Riset Perikanan Perairan umum KKP, Balai Besar Teknologi Modifikasi cuaca BPPT, Pusat Penelitian Politik LIPI, Pusat Teknologi Pengembangan Sarana Wilayah BPPT. (ANTARA News)

 

 

 

SISTEM INTEGRASI SAWIT-SAPI (SISASA)

Integrasi sawit-sapi merupakan program terobosan yang strategis, tertuang dalam Renstra Kementerian Pertanian 2015-2019
dalam upaya meningkatkan produksi daging di dalam negeri serta mewujudkan ketahanan pangan nasional

 

 

 

loading...

Galeri Foto Kegiatan

 

 

 

Layanan Elektronik

 

 

Pro-Tek PPID

 

 

LAYANAN PUBLIK REFORMASI BIROKRASI e-KINERJA SIGAP PENGADUAN