Bogor, 29-04-2017


POS KUPANG.COM, WAINGAPU -  Sedikitnya 11.200 ekor ternak sapi betina di Kabupaten Sumba Timur harus bisa bunting pada tahun 2017 ini.

Target yang diberikan oleh pemerintah pusat itu mewajibkan ribuan ternak yang ada wajib kawin.

Program upaya khusus sapi wajib kawin (UPSUS SIWAB) di daerah itu dikenal dengan dua istilah. Pertama adalah inseminasi buatan (IB) dan kedua adalah inseminasi kawin alam (INKA).

“Sapi wajib bunting di Sumba Timur ini, secara nasional ditargetkan 11.200 ekor, dengan akseptor IB sebanayak 200 dan INKA sebanyak 11.000 ekor,” jelas Kepala Dinas Peternakan Sumba Timur, Yohanes Radamuri kepada wartawan di Waingapu, Kamis (30/3/2017).

Tujuan dari upaya khusus sapi wajib kawin di daerah itu adalah untuk memenuhi kebutuhan daging nasional. Pasalnya Kabupeten Sumba Timur merupakan salah satu daerah pemasok daging nasional selama ini.

“Sebanarnya kalau dilihat dari potensi alam maupun populasi ternak sapi yang ada di Sumba Timur, bisa lebih banyak. Tapi secara nasional kita diberikan target 11.200 ekor sapi wajib kawin tahun ini,” tandasnya. (*)

 Sumber:  Pos Kupang