Bogor, 09-Aug-2020


Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merupakan penyakit yang sangat menular dan sangat merugikan. Penyakit ini menyerang hewan berkuku belah. Yang termasuk ternak berkuku belah dan peka terhadap infeksi PMK utamanya adalah sapi, kerbau, babi, domba dan  kambing.  Penyakit ini disebakan oleh virus  Foot Mouth Disease (FMD).

Hewan yang sakit akibat infeksi virus PMK memperlihatkan gejala klinis yang patognomonik berupa lepuh/lesi pada mulut dan pada seluruh teracak kaki

Gejala klinis PMK pada berbagai spesies hewan yang rentan sedikit bervariasi. Masa inkubasi penyakit berkisar antara 2-8 hari. Secara umum gejala klinis PMK adalah demam mencapai 39℃ selama beberapa hari, menurunnya nafsu makan dan lesi-lesi pada daerah mulut dan di keempat kakinya. Lesi-lesi pada daerah mulut berbentuk lepuh-lepuh pada permukaan selaput lendir di lidah, gusi, pipi sebelah dalam dan bibir. Pada kaki lesi akan terlihat jelas pada tumit, celah kuku, dan sepanjang coronary bands kuku. Lesi juga bisa terjadi pada liang hidung dan moncong,  dan puting susu hewan betina. Pada sapi perah mengakibatkan penurunan produksi susu (ternak yang sedang laktasi). Pada babi lesi-lesi pada kaki/teracak kaki tampak lebih dominan dan biasanya babi mengalami kelemahan. Pada domba, kambing dan rusa, lesi-lesi berupa lepuh-lepuh  yang terbentuk biasanya sedikit dan sulit dilihat sehingga diperlukan pengamatan yang teliti.(REP)