Bogor, 23-Jan-2021


 

 Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak) Dr. drh. Agus Susanto, MSi. didampingi Kepala Balitbangtan BPTP Nusa Tenggara Barat  Dr. Awaludin Hipi serta rombongan penyuluh dan peneliti mengadakan kunjungan kerja ke Kelompok Mertak Kelebuh di Desa Tanak Rarang, Kec. Praya Barat, Kab. Lombok Tengah pada 2 Desember 2020. Kelompok Mertak Kelebuh merupakan Kelompok Pengembangan Model Perbibitan Ayam KUB Strata-2 binaan BPTP NTB.

Seperti dijelaskan oleh Fendy Pramurdani, S.Pt., Ketua Kelompok Mertak Kelebuh, saat ini terdapat sekitar 500 ekor indukan Ayam KUB yang telah berumur 18 bulan dengan produksi telur 700-800 butir per minggu, namun sudah mulai turun produktivitasnya. ”Produktivitas indukan Ayam KUB tersebut sudah mulai menurun, hanya tinggal 30% saja, mengingat sudah waktunya diafkir,” jelasnya.

Peternak milenial kelahiran Kelebuh ini juga menyatakan bahwa mesin penetas telur yang ada berkapasitas 2000 ekor DOC hasil hibah BPTP NTB. ”Mesin tetas hasil hibah BPTP NTB hingga saat ini berfungsi dengan baik,” imbuhnya. Selama ini, Kelompok Mertak Kelebuh yang dipimpin oleh pria berumur 26 tahun ini mendapatkan pembinaan dan pendampingan secara intensif dari BPTP NTB dalam budi daya Ayam KUB.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Puslitbangnak melakukan panen DOC dan turut menyeleksi DOC yang baru menetas dengan cara menimbang menggunakan timbangan digital. Dr. Agus meminta agar kelompok ini tetap harus bertahan di tengah wabah pandemi Covid-19 seperti saat ini sebagai pemasok produk pangan. Hal ini sesuai dengan kenyataan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu sektor riil yang masih memberikan pertumbuhan ekonomi di triwulan ke-3 tahun 2020.

Pada akhirnya Dr. Agus berpesan agar tetap menjaga kekompakan serta dapat menumbuhkembangkan kelembagaan kelompok. ”Terus tingkatkan produksi Ayam KUB, pasok kebutuhan bibit ayam KUB di Lombok Tengah bahkan ke kabupaten sekitar, terlebih dalam rangka mengantisipasi pelaksanaan MotoGP di wilayah Mandalika, Lombok pada akhir tahun 2021,” pungkasnya.