Bogor, 25-Nov-2020


Pada kesempatan Rapat Koordinasi Balitbangtan, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan Dr. drh. Agus Susanto, M.Si memaparkan capaian kerja Puslitbangnak TA 2020. Rapat Koordinasi Badan Litbang Pertanian, digelar di Cipanas-Cianjur, Jawa Barat, Selasa (10/11/2020).

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Dr. Fadjry Djufry membuka acara dengan menyampaikan sejumlah capaian Balitbangtan pada tahun 2020. Disampaikan bahwa Balitbangtan mendapatkan penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM sebagai kementerian lembaga yang mendapat paten terbanyak dari seluruh kementerian lembaga se Indonesia.

"Pada 5 November lalu Balitbangtan mendapat penghargaan sebagai kementerian lembaga yang bisa mampu mendaftarkan 25 paten selama pandemi covid 19. Alhamdulillah ini bukti para peneliti di Balitbangtan tetap semangat melakukan riset di tengah pandemi covid 19. Ini juga berkat dorongan dan semangat yang diberikan oleh Menteri Pertanian," papar Fadjry.

Sementara itu, dalam paparannya Dr. Agus menyatakan bahwa hingga 6 November 2020, anggaran lingkup Puslitbangnak yang sudah terealisasikan sejumlah 82,89% sedangkan untuk kantor Puslitbangnak sendiri mencapai 81,34%.

Pada sesi Konsolidasi Manajemen dan Riset Inovatif Kolaboratif Balitbangtan Mendukung Pertanian Maju, Mandiri dan Modern, Kapus menyampaikan bahwa Puslitbang Peternakan bersama 3 Unit Pelaksana Teknis (UPT)-nya telah melaksanakan beberapa kegiatan utama pada tahun 2020 diantaranya pengembangan kawasan pertanian berbasis inovasi, penelitian dan pengembangan komoditas unggulan peternakan, diseminasi inovasi teknologi bibit ternak unggul, penandatanganan kerja sama dengan sejumlah lembaga eksternal Kementerian Pertanian hingga pendampingan program strategis Kementerian Pertanian.

“Capaian dalam kegiatan TA 2020 yaitu produksi dan diseminasi bibit unggul ternak sebanyak 69.848 ekor. Dalam kurun TA 2020 Puslitbangnak juga telah melepas 8 rumpun/galur unggul ternak/Tanaman Pakan Ternak, 20 teknologi peternakan dan veteriner, 69 jenis mikroba veteriner terkonservasi dan terkarakterisasi, 4,55 kg produksi dan diseminasi benih tanaman pakan ternak dan 10 galur Sumber Daya Genetik Ternak” jelas Agus.

Kapuslitbangnak menyampaikan bahwa dalam memenuhi target kinerja, capaian kegiatan akan dioptimalkan. “Capaian kegiatan 2020 akan dioptimalkan untuk memenuhi target kinerja, khususnya pada Produksi dan Diseminasi Bibit Unggul Ternak, Teknologi Peternakan dan Veteriner, Produksi dan Diseminasi Benih Tanaman Pakan Ternak, dan Rekomendasi Kebijakan” Tegasnya.

Selain itu, Dr. Agus juga memaparkan rancangan output Sistem integrasi Tanaman Ternak TA 2021. Pengembangan Model SITT TA 2021 akan berfokus kepada Identifikasi dan desain alsintan pengolah pakan, Inventarisasi dan formula pakan berbasis tanaman dan Komponen teknologi tanaman, peternakan dan veteriner.  Monitoring juga akan dilakukan secara berkala terhadap pelaksanaan program/kegiatan dan adanya pendampingan dalam hal pencatatan informasi terkait proses produksi baik budidaya tanaman maupun peternakan. Pada kesempatan ini juga seluruh ka UPT memaparkan rencana kegiatan 2021.