Bogor, 26-Oct-2020


Dalam upaya mengakselerasi diseminasi bibit unggul Ayam KUB, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan kembali melebarkan sayap diseminasi hingga ujung barat Indonesia yakni Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh.

Pada 30 September 2020, Kepala Puslitbangnak Dr. drh. Agus Susanto, M.Si., secara resmi telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama Pengembangan Ayam KUB dengan Sekolah Sukma Bangsa yang berlokasi di Kabupaten Bireuen. Penandatanganan kerja sama (PKS) ini dilakukan antara Kepala Puslitbangnak dengan Direktur Sekolah Sukma Bangsa Bireuen Jamilah Akbar, S.Psi.

Dalam sambutannya Direktur Sekolah Sukma Bangsa mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan untuk pengembangan ayam KUB di sekolahnya. “Terima kasih atas bantuan yang diberikan, mulai dari kandang, bibit ayam KUB hingga bimbingan teknis yang diberikan kepada kami,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Puslitbangnak berpesan agar pengembangan ayam KUB di Bireun, khususnya di Sekolah Sukma Bangsa, dapat terus maju dengan dukungan yang diberikan. “Dengan senang hati kami memberikan bibit unggul kami yakni ayam KUB untuk dapat dikembangkan di Bireuen ini, agar program unggul diseminasi ini bisa dirasakan masyarakat luas,” ujar pria kelahiran Yogyakarta ini.

Selain itu, sambutan pun diberikan oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bireuen drh. Liza Rozanna yang menghaturkan terima kasih banyak atas dipilihnya Kabupaten Bireuen sebagai tempat pengembangan bibit unggul Balitbangtan, terutama ayam KUB.

Perjanjian kerja sama ini bertujuan untuk menghasilkan dan mengembangkan inovasi teknologi di bidang peternakan dalam rangka mendukung terwujudnya swasembada pangan. Dalam perjanjian ini mengatur penyediaan sumber daya pengembangan Ayam KUB, pengembangan bibit unggul Ayam KUB, penerapan hasil diseminasi bibit unggul ternak danteknologi pendukung lainnya, serta pendampingan dan pembinaan penerapan inovasi teknologi bibit unggul Ayam KUB.

Sekolah Sukma Bangsa sendiri merupakan salah satu unit dibawah Yayasan Sukma Bangsa, sebuah yayasan yang melakukan kegiatan Pendidikan atau prosesbelajar mengajar kepada masyarakat yang tidak mampu.Selain itu juga bergerak dalam penelitian dibidang ilmu pengetahuan.

Kegiatan penandatanganan perjanjian kerja sama dihadiri oleh tim Akselerasi Bibit Unggul Puslitbangnak, staf pengajar Sekolah Sukma Bangsa, perwakilan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bireuen dan tim dari BPTP Aceh. (MIF/NH)