Bogor, 01-Oct-2020


Dalam upaya mencegah penyebaran wabah Covid-19,  Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak) kembali melaksanakan Rapid Test kepada seluruh pegawainya. Rapid Test dilakukan di Gedung TP2I Jumat, 11 September 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan. 

Berbeda dengan sebelumnya, rapid test kali ini dilakukan menggunakan metode tes serologi antibodi SARS-CoV-2. Tes serologi ini adalah tes untuk mendeteksi antibodi baik Imunoglobulin M (IgM) dan Imunoglobulin G (IgG) terhadap SARS-CoV-2 dalam darah. Cara mendeteksinya dilakukan dengan mengambil darah pasien dan dimasukkan ke tabung darah untuk diproses di laboratorium.

Kepala Puslitbangnak Dr. drh. Agus Susanto, M.Si. menyatakan bahwa tes ini dilakukan untuk mendeteksi apakah pada pegawai Puslitbangnak sudah memiliki antibodi terhadap virus Covid-19. Hal ini dimaksudkan untuk pencegahan dini dan pemetaan apakah ada personil yang sudah memiliki kontak dengan virus Covid-19.

Dr. Agus berharap hasil yang didapatkan adalah hasil tes semua pegawai non reaktif. Namun disampaikannya pula agar tidak perlu cemas bila hasil yang diterima reaktif. “Tidak perlu cemas jika hasil yang diterima reaktif, karena pasti akan diberikan konsultasi dengan dokter ahlinya untuk melakukan tindakan-tindakan yang tepat. Ini juga untuk menyakinkan kita apakah kita sudah terpapar atau belum. Kita lebih beruntung jika kita tahu daripada tidak tahu,” ujarnya

Sebelumnya, seluruh pegawai Puslitbangnak juga sudah pernah melaksanakan rapid test pada 26 Juni 2020 lalu dengan hasil semua pegawai non reaktif. Tindakan pencegahan lainnya yang diupayakan Puslitbangnak adalah dengan membagikan. kalung, roll-on dan inhaler eucalyptus inovasi Balitbangtan terbaru, disamping penyediaan tempat cuci tangan, handsanitizer di tempat-tempat publik, pengecekan suhu tubuh dan mewajibkan penggunaan masker kepada seluruh pegawai. Selain itu penyemprotan disinfektan ruangan dilakukan setiap hari. (Ics/Rep)