Bogor, 02-Jul-2020


“Kita harus berterima kasih kepada petani yang tanpa lelah bekerja untuk pangan menjaga makan kita seluruh rakyat Indonesia untuk tetap cukup,” ajak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Hal tersebut disampaikannya saat menyampaikan arahan pada upacara Peringatan Hari Krida (HKP) ke–48 yang diselenggarakan secara virtual dari Ruang Agriculture War Room (AWR) Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Selasa, 23 Juni 2020.

Mentan berharap HKP ke-48 ini bisa menjadi momentum untuk menjadikan pertanian Indonesia lebih modern sehingga bisa memaksimalkan penggunaan teknologi pertanian. “Saya ingin semangat ini menjadi momentum bergesernya pola pertanian tradisional menjadi pola pertanian modern, inovasi dan teknologi akan menjadi panglimanya" imbuh Mentan. Mentan pun berharap penggunaan teknologi dan inovasi serta alat dan mesin pertanian harus semakin digiatkan untuk meningkatkan produktivitas.

Mentan pun mengajak untuk terus menjaga momentum ini untuk terus bertumbuh dan berkembang menjaga pangan Indonesia. “Perjuangan kita masih panjang, dan petani akan selalu hadir sebagai pahlawan bagi bangsa ini. Terima kasih Petani, terima kasih para pejuang pangan kita,” katanya.

Upacara virtual ini melibatkan seluruh jajaran keluarga besar Kementan mulai dari dari Sabang hingga Merauke. Jajaran Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak) mengikuti upacara secara virtual dari Aula Puslitbangnak dipimpin oleh Plh. Puslitbangnak Dr. Atien Priyanti, termasuk Kepala Bidang Program dan Evaluasi, Kepala Bagian Tata Usaha serta staf yang bertugas WFO. UPT lingkup Puslitbangnak pun turut mengikuti upacara virtual tersebut dari Balitnak di Ciawi, Jawa Barat, Lolit Sapo di Grati, Jawa Timur dan Lolit Kapo di Sei Putih, Sumatera Utara.