Bogor, 18-Sep-2020


Untuk mengetahui pengendalian koksidiosis secara optimal, tanpa menggunakan bahan kimia, dengan menggunakan obat alami dari tanaman herbal sebagai anti koksidia adalah tujuan dari tulisan ini.
Koksidiosis, adalah salah satu penyakit penting pada industri perunggasan. Penyakit ini disebabkan oleh protozoa Eimeria spp.
Koksidiosis dapat menimbulkan kerugian ekonomi yang sangat besar. Program pengendalian koksidiosis terpadu yang dapat diterapkan secara bersamaan yaitu biosekuriti, vaksinasi, prebiotik dan koksidiostat yang disarankan berasal dari obat alami.
Pengobatan koksidiosis pada unggas dengan obat herbal dapat mengeliminasi koksidia, meningkatkan imunitas, nafsu makan dan mengurangi stres sehingga dapat menekan infestasi protozoa. Selain itu, obat alami dapat mencegah resistensi dan residu guna mewujudkan kesehatan masyarakat.
Tanaman herbal di Indonesia yang dapat digunakan sebagai antikoksidia pada unggas diantaranya Cassia siamea Lamk, artemesin, lidah buaya (aloe vera), mengkudu, jahe, sambiloto, temulawak, dan temu ireng.


Makalah lengkap dapat dilihat di wartazoa vol 29 (1)