Bogor, 13-Aug-2020


BOGOR - Dua tahun berlalu setelah Kongres I, Himpunan Editor Berkala Ilmiah Indonesia (HEBII) kembali menggelar Kongres II di Aula kantor Puslitbangnak pada tanggal 24 Januari 2020. Kongres ini dihadiri oleh anggota HEBII dari berbagai wilayah di Indonesia.

Sebagai tuan rumah, Kepala Puslitbang Peternakan, Dr. Atien Priyanti menyambut baik diselenggarakannya Kongres II di Puslitbangnak ini. Menjadi sebuah jejaring yang sangat baik, HEBII diharapkan dapat menjadi wadah pertukaran informasi demi peningkatan kemajuan kualitas terbitan Berkala Ilmiah di Indonesia. Diharapkan juga keberadaan HEBII ini dapat memudahkan pengguna manfaat KTI untuk mengakses informasi dari penulis-penulis Indonesia.

Prof. Dr. Komang G. Wiryawan, selaku ketua HEBII menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja keras HEBII selama dua tahun kepemimpinannya.  "Diharapkan Kongres II ini dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang mendukung kemajuan kualitas terbitan Berkala Ilmiah di Indonesia, serta memohon kerjasama sesama anggota-khususnya yang telah terakreditasi global, untuk terus menyampaikan informasi dan pengalaman kepada anggota lainnya," ujarnya.

Kongres II HEBII ini dibuka oleh Kasubdit Fasilitasi Jurnal Ilmiah Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual Kemenristek, Dr. Lukman. Disampaikan perkembangan Jurnal Ilmiah di Indonesia yang menunjukkan perkembangan yang cukup baik dalam segi kuantitas. Lukman menyebutkan bahwa Kuantitas jurnal ilmiah Indonesia berhasil mengalahkan Thailand dan Malaysia, tetapi masih tertinggal jauh dalam segi kualitas. Begitu pula dengan tingkat sitasi KTI penulis-penulis Indonesia yang masih rendah yang disebabkan rendahnya kebaruan dalam KTI yang diterbitkan oleh jurnal-jurnal ilmiah di Indonesia. Lukman meminta kerjasama seluruh anggota HEBII sebagai pejuang kemajuan terbitan Berkala Ilmiah untuk membantu memajukan jurnal-jurnal ilmiah Indonesia di seluruh wilayah Indonesia. (CTR)