Bogor, 19-Dec-2018


Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pertanian dengan Pemerintah Kabupaten Serang, Banten, menandatangani dua dokumen kerja sama. Penandatanganan kerja sama berlangsung di Aula BPTP Banten, Senin (19/11/18)

Isi dari dua kesepakatan kerjasama antara Badan Litbang Kementan dengan Pemda Kabupaten Serang itu antara lain, pertama, kerjasama antara Dinas Pertanian Kabupaten Serang dengan Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP) tentang  Pengembangan dan Implementasi Inovasi Teknologi Pertanian Lahan Kering di Kabupaten Serang.

Kedua, kerjasama antara Puslitbangnak dengan Dinas Pertanian Kabupaten Serang tentang Penelitian dan Pengembangan Inovasi Peternakan di Serang.

Penandatangan yang dilakukan oleh masing-masing pimpinan lembaga tersebut, yaitu oleh Kepala BBP2TP Dr Haris Syahbuddin, DEA, Kepala Puslibangnak Dr Ir Atien Priyanti Sudarjo Putri, M.Sc, dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Serang Ir. Dadang Hermawan. Penandatangan tersebur disaksikan oleh Wakil Bupati Serang, Drs. H.  Panji Tirtayasa,  M. Si, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Ir. H. Agus M Tauchid S, M.Si, Kepala BPTP Banten Dr Ir. Sudi Mardianto, M.Si, dan pejabat kedua instansi lainnya serta oleh semua peserta Bimtek.

Acara penandatangan ini merupakan rangkaian dari kegiatan pembukaan Bimtek Teknologi Pertanian Lahan Kering dan Pengelolaan Ayam Kampung KUB yang diikuti oleh sekitar 130 orang peserta yang berlangsung di BPTP Banten selama satu hari.

Kepala BBP2TP Dr Haris Syahbuddin, mengatakan, BBP2TP telah mengawali perjanjian kerjasama tersebut dengan melakukan kegiatan Sistem Usaha Pertanian (SUP) Inovatif di Desa Cilayang, Kecamatan Cikeusal, Serang, Banten, pada lahan seluas 6 hektar di tahun 2017, dan diperluas tahun ini menjadi total 17 hektar.

Ia mengatakan, SUP Inovatif yang dikembangkan di lokasi tersebut sarat dengan introduksi teknologi, agar lahan dapat produktif, antara lain teknologi air berupa embung, pompanisasi dan geo-membran, dan teknologi budidaya khususnya budidaya tanaman sayuran dataran rendah.

“Selain itu dilakukan pula pemdampingan dan bimtek, serta mengupayakan pembangunan jaringan bisnis,” ujar Haris Syahbuddin.

Haris Syahbuddin, mengharapkan, agar kegiatan yang telah dilakukan di Cilayang dapat menjadi pertanian berkelanjutan.

“Saya berharap pada para masyarakat tani Cilayang, pasca tidak  adanya pendampingan, kegiatan pertanian di Cilayang tetap berlanjut,” harap Haris.

Sementara itu, kata Haris, kerjasama peternakan akan mulai  dilakukan di tahun 2019 di Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Banten.

“Tujuan kerjasama ini adalah untuk mendiseminasikan dan mengembangkan inovasi peternakan melalui pendayagunaan potensi sumber daya terpadu, terkoordinasi dan saling menguntungkan untuk menunjang pembangunan program peternakan di Kabupaten Serang,” demikian dikatakan Kepala BBP2TP Dr Haris Syahbuddin. (MRZ)

 

Sumber berita: Tanggerang Online

 

 

loading...

 

 

 

Layanan Elektronik

 

 

Pro-Tek PPID

 

 

LAYANAN PUBLIK REFORMASI BIROKRASI e-KINERJA SIGAP PENGADUAN