Bogor, 17-Nov-2018


Bertempat di Auditorium Dr Ismunadji, Bogor, Balitbangtan menyelenggarakan Rapat Kerja yang berlangsung selama dua hari mulai 14-15 Oktober 2018. Acara ini diikuti oleh sekitar 176 peserta yang terdiri dari Kepala Badan Litbang, Sekretaris Balitbangtan, Kapuslitbang, Ka BB serta Kepala Balit/Lolit, BPTP dan BPATP, Kepala Bidang dan Bagian UK/UPT Balitbangtan, Pengurus harian FKPR, Ketua Tim Ahli Balitbangtan serta Tim Monev TSTP Balitbangtan.

Adapun tema yang diusung dalam raker kali ini adalah “Konsolidasi Manajemen Kinerja Kegiatan Tahun 2018 dan Perencanaan Litbang Pertanian Tahun 2019”.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Badan Litbang Pertanian Dr. M. Syakir mengemukakan bahwa setiap penelitian Badan Litbang Pertanian harus mempunyai fondasi yang kuat agar penelitian dapat menghasilkan inovasi teknologi mulai dari hulu hingga ke hilir.

Oleh karena itu, Kepala Badan Litbang Pertanian berpendapat perlu adanya pembagian tugas antara  Balai Nasional dan BPTP di daerah. Menurutnya, Balai Nasional tetap konsentrasi menghasilkan teknologi dan BPTP dapat  mendiseminasikan inovasi teknologi yg dihasilkan dari Balit Nasional.

“Yang membedakan Riset Badan Litbang Pertanian dengan lembaga riset lainnya adalah setiap hasil riset Badan Litbang Pertanian langsung didiseminasikan serta dikawal sampai ke petani” ujarnya menjelaskan.

Selain itu, ia menambahkan bahwa fungsi-fungsi lain harus tetap dijaga baik internal maupun eksternal. Termasuk tugas mandatory Kementerian Pertanian. Badan Litbang Pertanian harus bisa menghasilkan Inovasi teknologi dan inovasi kelembagaan dalam spektrum luas.

Untuk itu, Kepala Badan Litbang Pertanian juga menegaskan bahwa karya ilmiah pada jurnal hanya merupakan halte yang harus dilalui bukn merupakan tujuan akhir. Sedangkan tujuan akhirnya adalah menghasilkan  inovasi teknologi yang dapat meningkatkan kesejahteraan petani.(AS/Uje)

loading...

 

 

 

Layanan Elektronik

 

 

Pro-Tek PPID

 

 

LAYANAN PUBLIK REFORMASI BIROKRASI e-KINERJA SIGAP PENGADUAN