Bogor, 22-Oct-2018       English Version


Industri persusuan dalam negeri masih mengalami stagnasi akibat populasi sapi perah yang cenderung turun dan rendahnya harga jual susu di tingkat peternak. Dalam rangka pemenuhan kebutuhan susu nasional, diperlukan adanya peran pemangku kebijakan untuk dapat mendorong peningkatan produksi susu segar dalam negeri (SSDN) dan mengurangi impor bahan baku produk susu. Salah satu upaya adalah melalui implementasi program kemitraan antara peternak sebagai produsen susu dengan Industri Pengolahan Susu. Permentan Nomor 26 tahun 2017 tentang Penyediaan dan Peredaran Susu, membawa peluang untuk dapat meningkatkan produksi SSDN lebih signifikan. Strategi percepatan produksi susu segar dalam negeri sangat diperlukan seiring dengan terbitnya Permentan dimaksud.

Sehubungan dengan hal tersebut, Tim Kajian Antisipatif dan Responsif Kebijakan Peternakan dan Veteriner (KAR-KSPV), Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan telah melakukan Focus Group Discussion "Upaya Percepatan Produksi Susu Segar Dalam Negeri" pada tanggal 15 September 2017. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menghasilkan alternatif/opsi kebijakan terkait dengan langkah-Iangkah percepatan penyediaan susu segar dalam negeri.

 

Download: Fullteks (Strategi Percepatan Produksi Susu Segar Dalam Negeri)

 

 

 

 

SISTEM INTEGRASI SAWIT-SAPI (SISASA)

Integrasi sawit-sapi merupakan program terobosan yang strategis, tertuang dalam Renstra Kementerian Pertanian 2015-2019
dalam upaya meningkatkan produksi daging di dalam negeri serta mewujudkan ketahanan pangan nasional

 

 

 

loading...

Galeri Foto Kegiatan

 

 

 

Layanan Elektronik

 

 

Pro-Tek PPID

 

 

LAYANAN PUBLIK REFORMASI BIROKRASI e-KINERJA SIGAP PENGADUAN