Bogor, 14-Dec-2018


BOGOR – Menteri Pertanian Dr. Andi Amran Sulaiman meresmikan Bogor Agro Science Techno Park (BASTP) di Cimanggu, Bogor, Selasa (14/8/2018). BASTP adalah suatu kawasan yang diinisiasi oleh Badan Litbang Pertanian dimana dalam pengembangannya bersinergi dengan Pemerintah Kota Bogor dalam upayanya mewujudkan visi sebagai “Kota Sejuta Taman”.

Usai peresmian, Menteri Pertanian menyerahkan royalti kepada empat belas peneliti dan perekayasan yang hasil inovasinya telah dilisensi dan diperbanyak oleh industri. Menteri Pertanian menyatakan bahwa salah satu indikator percepatan penciptaan teknologi dicirikan dengan tingginya capaian invensi bernilai kekayaan intelektual.

“Selamat untuk para peneliti pertanian, bahkan tadi ada (inventor) jagung yang mendapatkan royalti dua milyar. Nanti konglomerat baru (bisa) dicetak dari pertanian” ungkap Mentan.

Mulai 2015 hingga Juli 2018, menurut data resmi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Pertanian telah mencatatkan 110 paten granted atau paten yang telah dijamin negara. Capaian ini meningkat 320 persen dibandingkan dengan empat tahun sebelumnya dimana pada 2011-2014 hanya sejumlah 34 paten.

Terpisah, Kepala Balitbangtan Dr. Muhammad Syakir menjelaskan mengenai peningkatan capaian ini. “Salah satu indikator percepatan penciptaan teknologi dicirikan dengan tingginya capaian invensi bernilai kekayaan intelektual.” Jelas Kepala Balitbangtan.

 

Baca juga: Semarakkan Launching BASTP, BBP2TP Selenggarakan Bimtek

 

Selain penyerahan royalti, pada kesempatan itu juga diperkenalkan alat mesin pertanian hasil perekayasaan Balitbangtan yaitu traktor autonomos. Traktor ini mampu bergerak secara otomatis dengan dikendalikan dari jarak jauh.

Selain traktor autonomos juga ditampilkan mesin rotatanam utk jagung, transplanter, jeruk batu 55, teknologi bujangseta agar jeruk berbuah hampir sepanjang tahun, bawang dan cabe off season, ayam KUB, jagung nasa 29, bioindustri, vaksin utk unggas dan sapi, teknologi diagnose kebuntingan, kedelai dan padi hasil rekayasa genetik (biosoy dan inpari 40) pupuk hayati agrodex, dan produk hasil mitra lisensor.

Sementara, BASTP yang diluncurkan ini merupakan perwujudan dari kemasan kawasan inovasi pertanian berupa sembilan pusat penelitian atau balai besar penelitian pertanian dan tiga balai penelitian beserta kelengkapannya berupa laboratorium, kebun percobaan, dan kelengkapan lainnya.

 

Baca juga: Menteri Pertanian RI Serahkan Sertifikat Royalti tahun 2018 kepada Inventor Balitbangtan

 

Ada beberapa layanan yang bisa dinikmati masyarakat di BASTP seperti wisata ilmiah, kunjungan edukasi, inkubasi bisnis pertanian, bimbingan teknologi, konsultasi teknologi pertanian hingga konsultasi kelayakan usaha pertanian.

Pembentukan BASTP juga diharapkan mampu mempercepat pemasyarakatan teknologi unggul sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sektor pertanian. (yan)

loading...

 

 

 

Layanan Elektronik

 

 

Pro-Tek PPID

 

 

LAYANAN PUBLIK REFORMASI BIROKRASI e-KINERJA SIGAP PENGADUAN