Bogor, 22-Aug-2018       English Version


Sukabumi (9/8/2018) Melalui diseminasi inovasi Badan Litbang Pertanian, Puslitbangnak menyerahkan 2000 ekor DOC ayam KUB secara simbolis kepada 4 kelompok ternak kota/kabupaten sukabumi pada rangkaian acara bimbingan teknis yang diselenggarakan  oleh Badan Litbang Pertanian cq. Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP) dan Puslitbang Peternakan dengan tema bimbingan teknis  "Inovasi Peternakan Ayam KUB Berbasis Rumah Tangga di Kota Sukabumi”. Bimtek dilaksanakan hari Kamis tanggal 9 Agustus 2018, kegiatan ini bertujuan untuk mendukung program perbibitan/perbenihan nasional yang merupakan salah satu upaya mencapai visi Indonesia sebagai lumbung pangan dunia melalui benih/bibit unggul yang merupakan inovasi hasil penelitian.

Acara bimtek dihadiri oleh Kepala Puslitbangnak (Dr. Atien Priyanti) mewakili Kepala Balitbangtan, PJ. Walikota Sukabumi (Drs. H. Dadi Iskandar, MM) dan Anggota DPR RI, Komisi VIII (Hj. Desy Ratnasari, M.Si, M.Psi), Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala BBLitvet (Dr. N.L.P. Indi Dharmayanti) beserta kelompok tani ternak peserta Bimtek.

Dalam sambutannya PJ Walikota Sukabumi menyampaikan “Harapannya agar peternak ini lebih mandiri dan membangun kota sukabumi menjadi kota agribisnis yangg mandiri”. Selain itu, Ibu Desy Ratnasari menyampaikan “Bahwa petani/peternak penerima manfaat harus mampu mandiri dan kegiatan seperti ini merupakan jembatan serta terobosan baru untuk mendapatkan modal baik beternak ayam dan benih tanaman padi untuk kemaslahatan petani di desa”.

Narasumber dalam Bimtek ini diantaranya Prof. Dr. Sofjan Iskandar (Peneliti Balitnak) dengan topik “Budidaya Ayam Lokal Unggul Balitbangtan, Manajemen Pemeliharaan Percepatan Perbibitan Ayam KUB dan Manajemen Pakan”, serta materi kedua oleh Diah Sunaryati, S.Si., M.Si (Peneliti Puslitbang Hortikultura) menyampaikan topik “Budidaya Tanaman Durian”.

Selain penyerahan secara simbolis DOC ayam KUB, Bimtek kali ini disertai dengan penyerahan bibit tanaman durian sejumlah 50 polybag dan 50 pack benih tanaman padi Inpari 33 yang akan diterima oleh 4 kelompok ternak daintaranya KT. Perbawati Sarasa, KT. Caringin, KT. Baraya, dan KT Hurip Cipancur (dengan masing-masing kelompok ternak terdiri dari 25 anggota).

Dengan adanya Bimtek ini, diharapkan pengembangan bibit ternak unggul mampu diadopsi oleh peternak di berbagai kawasan pengembangan ternak terutama di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi, sehingga mampu berkembang di masyarakat dan mampu meningkatkan pendapatan peternak di pedesaan. (SS/MIF)

 

 

 

SISTEM INTEGRASI SAWIT-SAPI (SISASA)

Integrasi sawit-sapi merupakan program terobosan yang strategis, tertuang dalam Renstra Kementerian Pertanian 2015-2019
dalam upaya meningkatkan produksi daging di dalam negeri serta mewujudkan ketahanan pangan nasional

 

 

 

loading...

Galeri Foto Kegiatan

 

 

 

Layanan Elektronik

 

 

Pro-Tek PPID

 

 

LAYANAN PUBLIK REFORMASI BIROKRASI e-KINERJA SIGAP PENGADUAN