Bogor, 22-Oct-2018       English Version


Kepala Balai Penelitian Ternak (Balitnak) Dr. Soeharsono menerima kunjungan Gubernur Sulawesi Barat  Drs. H.A. Ali Baal Masdar, M.Si dan jajarannya, Jumat 27 Juli 2018 di Ciawi Bogor. Kunjungan ini bertujuan untuk mengetahui inovasi teknologi peternakan terkini dan peluang pengembangannya di Provinsi Sulawesi Barat. Kunjungan Gubernur ini dihadiri juga oleh Kabid KSPHP Puslitbangnak (Dr. Sutiastuti Wahyuwardani) dan para peneliti terkait.

Dalam diskusi Gubernur menyampaikan Sulawesi Barat sangat antusias dan ingin mengembangkan peternakan. Untuk itu perlu informasi terkait  teknologi yang dihasilkan oleh Badan Litbang Pertanian khususnya Balai Penelitian Ternak, Puslitbangnak. Setelah diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke tempat penetasan dan kandang kambing perah.

Inovasi teknologi yang dihasilkan diantaranya bibit ternak unggul ruminansia dan non ruminansia yang sudah dihasilkan Balitnak seperti: Compass Agrinak, Domba Komposit Garut, Kambing Peranakan Etawah, Kambing Anpera (Anglonubion X Peranakan Etawah), Kambing Sapera (Saanen x Peranakan Etawah), KUB-1, SenSi-1 Agrinak, Mojomaster-1, Alabimaster-1. Itik PMp, Itik Master, dan Itik Serati.  Teknologi pakan dan pakan imbuhan yang sudah dihasilkan adalah Bioplus, Bioport, Ferlawit, Minoxvit, Biovet dan Commin Blok. Sementara itu, teknologi reproduksi yang sudah dihasilkan estrunak, Chilled semen, Pemisahan sperma xy. Teknologi pakan ternak yang sudah dihasilkan adalah Rumput Gajah, Rumput Raja, Rumput Benggala, rumput gembala Rumput Bahia, Indigofera zolingeriana, Bunga Telang, Pueraria javanica, Stylosanthes guianensis. (REP)

 

 

 

SISTEM INTEGRASI SAWIT-SAPI (SISASA)

Integrasi sawit-sapi merupakan program terobosan yang strategis, tertuang dalam Renstra Kementerian Pertanian 2015-2019
dalam upaya meningkatkan produksi daging di dalam negeri serta mewujudkan ketahanan pangan nasional

 

 

 

loading...

Galeri Foto Kegiatan

 

 

 

Layanan Elektronik

 

 

Pro-Tek PPID

 

 

LAYANAN PUBLIK REFORMASI BIROKRASI e-KINERJA SIGAP PENGADUAN