Bogor, 18-Jul-2018       English Version


RILIS.ID, Praya Bertempat di Praya, Lombok Tengah, NTB dilaksanakan kegiatan sosialisasi Pelaksanaan Program #Bekerja dan Verifikasi Rumah Tangga Miskin (RTM), pada Senin (2/7/2018). Sosialisasi dibuka oleh Sekretaris Daerah, H. M. Nusriah, S.Sos., M.Si, yang dihadiri oleh Penanggungjawab program #Bekerja tingkat provinsi Kepala BB Penelitian Veteriner, Dr.drh.NLP. Indi Dharmayanti, MSi., Penanggungjawab program tingkat kabupaten, UK/UPT Kementan terkait, serta stakeholder daerah seperti Dinas Pertanian Provinsi dan Dinas Pertanian Kabupaten, Dinas Peternakan Provinsi dan Kabupaten, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten, Dinas Sosial, dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Kepala Desa/Sekretaris Desa H. M. Nusriah mengharapkan melalui program #Bekerja tingkat kemiskinan di Kabupaten Lombok Tengah yang saat ini berada pada angka 15,31 persen dapat turun. “Yang menjadi masalah utama dalam pelaksanaan program adalah data rumah tangga miskin yang kurang sesuai/baik sehingga sering kali terjadi program yang diluncurkan salah sasaran atau tidak tepat sasaran,” ungkap Nusriah.

Untuk itu kehadiran Kementan pada sosialisasi dan verifikasi RTM ini diharapkan menjadi penentu agar program yang diluncurkan tepat sasaran.  “Harus didukung semua stakeholder sampai di tingkat desa,” lanjut Nusriah.

Kegiatan verifikasi Rumah Tangga Miskin (RTM) dilakukan oleh Tim Pelaksana Program #Bekerja, dengan melibatkan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan perangkat desa (Kepala Desa, Kepala Dusun, RT/RW). Verifikasi dilakukan dalam bentuk verifikasi data adminisitrasi (on desk on site verification) dan verifikasi lapang (field verification). Jumlah RTM yang diverifikasi adminisitrasi (on desk on site verification) sebanyak 13.173 RTM, sedangkan jumlah RTM yang diverifikasi lapang (field verification) sebanyak 1.317 RTM (10 persen).

Sedangkan Kepala Balai Besar Penelitian Veteriner Dr. drh. NLP. Indi Dharmayanti, M.Si selaku Penangunggungjawab Provinsi, menyampaikan, tujuan kegiatan #Bekerja (Litbang) untuk mendistribusikan bantuan ternak ayam dan itik dalam rangka meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan rumah tangga miskin.  Melalui Program #Bekerja ini dapat memberikan tambahan pendapatan bagi rumah tangga miskin sebesar Rp500.000 per bulan per RTM.

“Kami akan mendiseminasikan hasil inovasi pertanian salah satunya ayam KUB. Melalui koordinasi ini  diharapkan bantuan pemerintah dapat berjalan dengan baik, tertib, dan lancar,” pungkas Indi.

Sebagaimana diketahui program #Bekerja, Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera, merupakan salah satu program Kementerian Pertanian untuk mengentaskan kemiskinan melalui peningkatan kesejahteraan RTM berbasis pertanian.  Ada tiga strategi dalam pelaksanaan Program #Bekerja ini, yaitu: Jangka Pendek (Budidaya sayuran dan buah), Jangka Menengah (Penyediaan bibit ayam 10 juta ekor, pakan dan penyediaan kandang), dan Jangka Panjang (Budidaya tanaman tahunan).

 Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan salah satu provinsi dari 10 provinsi prioritas yang memperoleh program #Bekerja. Jumlah rumah tangga miskin (RTM) yang akan memperoleh bantuan program #Bekerja sebanyak 13.173 RTM yang tersebar di 20 desa, meliputi dua Kecamatan, yaitu Kecamatan Praya Timur dan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah. 

Komponen paket bantuan yang akan diterima RTM adalah 50 ekor bibit ayam, pakan dan kandang per RTM. Bibit ayam yang akan diberikan merupakan ayam kampung unggul Balitbangtan (KUB) berupa DOC (unsex) yang berasal dari lisensor dan mitra pra lisensi serta hasil budidaya kelompok ternak binaan Litbangtan. Ayam tersebut harus sudah divaksin Mareks dan dinyatakan sehat yang dibuktikan dengan sertifikat veteriner atau Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari Dinas Kabupaten. Bantuan pakan yang diberikan berupa pakan komplit, yang diberikan sejak fase pertumbuhan sampai dengan ayam berumur kurang lebih enam bulan. 

 

Sumber: Joko Mulyono/Balitbangtan

 

 

 

SISTEM INTEGRASI SAWIT-SAPI (SISASA)

Integrasi sawit-sapi merupakan program terobosan yang strategis, tertuang dalam Renstra Kementerian Pertanian 2015-2019
dalam upaya meningkatkan produksi daging di dalam negeri serta mewujudkan ketahanan pangan nasional

 

 

 

loading...

Galeri Foto Kegiatan

 

 

 

Layanan Elektronik

 

 

Pro-Tek