Bogor, 21-Jul-2018       English Version


Seminar bulanan telah dilaksanakan pada tanggal 10 April 2018 di Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak). Dibuka dan dimoderatori oleh Dr. drh. Sutiastuti Wahyuwardani (Kabid KSPHP), acara ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk menyebarkan teknologi yang ada di Puslitbangnak dan mendapatkan masukan dari peserta seminar terhadap hasil penelitian yang disampaikan.
Seminar bulan ini menampilkan 2 narasumber: Dr. Bess Tiesnamurti (peneliti Puslitbangnak) dengan topik “Koronovia Joint Work Status dan Tindak Lanjut Negosiasi Sektor Pertanian dalam menghadapi perubahan iklim” dan Dr. Soeharsono  (Kepala Balitnak) dengan topik “Benchmarking Studi Pengembangan Ternak Itik di Taiwan Menuju Pertanian Korporasi di Karawang”.

Dr. Bess menyampaikan hasil pertemuan Koronivia yang diselenggarakan di Kantor Pusat FAO pada tanggal 8-9 Maret 2018 di Roma. Dialog Koronivia bertujuan untuk mencari komitmen tentang pelaksanaan rumusan COP-23 yang lalu melalui sinergi antara SBSTA (Subsidiary Body for Science and Technology Advisory) dan SBI (Subsidiary Body for Implementation). Sebagai tindak lanjut yakni, 1) melakukan koordinasi internal di Kementerian Pertanian2) Membentuk tim kecil untuk menyelesaikan submisi dari sektor Pertanian tersebut; 3) Melaporkan hasil submisi tersebut kepada National Focal Point tentang Perubahan Iklim yaitu Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Pokja Perubahan Iklim yang berkedudukan di Sekretariat Jendral  dan 4) Menentukan member team yang akan berangkat ke Bonn guna mempertahankan submisi tersebut dan memastikan memperoleh pembiayaan dari UNFCCC. Sedangkan Dr Soeharsono menyampaikan hasil kunjungan dari Taiwan untuk mencari sistem pengembangan itik yang akan diterapkan di Kabupaten Karawang.

Seminar diikuti oleh 50 orang yang berasal dari: Peneliti lingkup Balitbangtan, Dosen dari perguruan tinggi, Kementerian Pertanian (Ditjen PKH dan Setjen) serta struktural lingkup Puslitbangnak. (REP)

 

 

 

SISTEM INTEGRASI SAWIT-SAPI (SISASA)

Integrasi sawit-sapi merupakan program terobosan yang strategis, tertuang dalam Renstra Kementerian Pertanian 2015-2019
dalam upaya meningkatkan produksi daging di dalam negeri serta mewujudkan ketahanan pangan nasional

 

 

 

loading...

Galeri Foto Kegiatan

 

 

 

Layanan Elektronik

 

 

Pro-Tek PPID

 

 

LAYANAN PUBLIK REFORMASI BIROKRASI e-KINERJA SIGAP PENGADUAN