Bogor, 14-Dec-2018


Dr. Bess Tiesnamurti, telah mengikuti pertemuan Koronivia yang diselenggarakan di Kantor Pusat FAO pada tanggal 8-9 Maret 2018 di Roma. Koronivia Dialogue merupakan lanjutan dari pertemuan lead negotiator agriculture pada COP-23 tentang perubahan iklim yang diselenggarakan  di Bonn bulan November 2017. Pertemuan kali ini dimaksudkan mencari komitmen tentang pelaksanaan rumusan COP-23 yang lalu melalui sinergi antara SBSTA (Subsidiary Body for Science and Technology Advisory) dan SBI (Subsidiary Body for Implementation).

 Beberapa langkah tindak lanjut yang harus segera dilakukan setelah pertemuan antara lain: 1) Melakukan koordinasi internal di Kementerian Pertanian untuk mensepakati submisi yang akan diunggah ke   http://www4.unfccc.int/sites/submissionPortal/Pages/Home.aspx; 2) Membentuk tim kecil untuk menyelesaikan submisi dari sektor Pertanian tersebut; 3) Melaporkan hasil submisi tersebut kepada National Focal Point tentang Perubahan Iklim yaitu Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Pokja Perubahan Iklim yang berkedudukan di Sekretariat Jendral  dan 4) Menentukan member team yang akan berangkat ke Bonn guna mempertahankan submisi tersebut dan memastikan memperoleh pembiayaan dari UNFCCC. Pembiayaan tersebut akan dipergunakan untuk melaksanakan keputusan dari CP4/17 dan akan dilaporkan dalam COP-26 tahun 2020. Hasil pertemuan tentang KJW akan disampaikan dalam workshop MRV yang akan dilaksanakan pada tanggal 20-21 Maret 2018 di BBSDLP. (REP)

loading...

 

 

 

Layanan Elektronik

 

 

Pro-Tek PPID

 

 

LAYANAN PUBLIK REFORMASI BIROKRASI e-KINERJA SIGAP PENGADUAN