Bogor, 17-12-2017       English Version


Dalam rangka tahun Perbenihan/Perbibitan Nasional, Tim Puslitbangnak yang terdiri dari Dr. Endang Romjali, Ir. Hatta Muhammad, M.Si dan Dr. Soni Sopiyana telah melaksanakan kunjungan ke BPTP Sulawesi Selatan (Kabupaten Maros dan KP Gowa) pada 8 - 10 November 2017. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pendampingan pengembangan model perbanyakan bibit ayam lokal unggul skala kecil model inti-plasma dan monitoring pembangunan sarana dan prasarana perbibitan ternak di BPTP.

Tim berdiskusi dengan peneliti/teknisi BPTP Sulawesi Selatan mengenai perkembangan kegiatan perbenihan sampai saat ini, terutama menyangkut kegiatan perbanyakan bibit ayam model inti-plasma dan pembangunan sarana prasarana perkandangan. Selanjutnya dilakukan kunjungan ke lokasi peternak inti-plasma.

Peternak inti yang dikunjungi adalah Bapak Fattah berlokasi di Kelompok Tani Cisadane, Kelurahan Raya, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros. Bentuk utama kandang telah sesuai dengan yang disarankan, yaitu kandang permanen dari bambu dan bentuk atap sistem monitor. Tempat pakan terbuat dari pipa paralon memanjang yang diletakkan di luar kandang sekat dengan maksud agar efektif dalam pemberian pakan. Demikian juga tempat minum diletakkan di dalam kandang sekat dan terbuat dari pipa paralon yang tersambung dengan sumber air dan saluran pembuangan (model sederhana dan inovatif, dapat diadopsi oleh tempat lain). Petugas kandang telah dilengkapi dengan baju kandang, sepatu kandang, dan masker saat bertugas di dalam kandang dan hanya petugas kandang yang boleh masuk kandang. Tidak setiap orang bebas untuk masuk ke dalam kandang.

Sedangkan peternak plasma yang dikunjungi adalah (1) Bapak Syarifuddin dan (2) Bapak Ali yang berlokasi di Kelompok Tani Cisadane, Kelurahan Raya, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros. Bentuk kandang telah sesuai dengan yang disarankan yaitu kandang permanen dengan bahan bambu dan kawat pada bagian dinding atas, bentuk atap sistem monitor terbuat dari asbes/seng. Plastik terpal dipasang secara fleksibel dapat dipasang atau digulung untuk mengantisipasi pada saat kondisi cuaca panas atau angin besar. Tempat pakan dan minum plastik diletakkan di dalam kandang secara menyebar. Saat ini di dalam kandang dilengkapi penghangat listrik/lampu karena umur ayam masih terbilang sangat muda. Sedikit demi sedikit penghangat diatur penempatannya semakin ke atas/menjauh dari lantai sesuai perkembangan umur ayam. Kandang diberi alas sekam. Sebelum pintu masuk ke kandang, telah disediakan tempat celup kaki/biosecurity sederhana untuk mencegah masuknya bibit penyakit yang dibawa dari luar kandang. Di luar kandang telah disediakan kandang karantina untuk ayam yang terkena penyakit/lemah. Sekeliling kandang diberi pagar sebagai pelindung dari serangan gangguan seperti anjing, tikus, dan biawak. Petugas kandang telah dilengkapi dengan baju kandang, sepatu kandang, dan masker saat bertugas di dalam kandang dan hanya petugas kandang yang ditugaskan yang hanya boleh masuk kandang. Tidak setiap orang luar bebas untuk masuk ke dalam kandang.

Rencana selanjutnya, akan dilaksanakannya magang bagi peternak inti dan petugas penyuluh di Balai Penelitian Ternak (Balitnak) mengenai manajemen pemeliharaan ayam  (REP)

 

 

 

SISTEM INTEGRASI SAWIT-SAPI (SISASA)

Integrasi sawit-sapi merupakan program terobosan yang strategis, tertuang dalam Renstra Kementerian Pertanian 2015-2019
dalam upaya meningkatkan produksi daging di dalam negeri serta mewujudkan ketahanan pangan nasional

 

 

 

 

Galeri Foto Kegiatan

 

 

 

Layanan Elektronik ( e-Government )

 

International SeminarKP-HSTP

Pro-Tek RECISPPID