Bogor, 21-11-2017       English Version


Kegiatan inspeksi fasilitas hewan coba merupakan rangkaian kegiatan Komisi Kesejahteraan Hewan Balitbangtan (KKHB) yang dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan ini bertujuan  untuk memastikan bahwa fasilitas hewan coba yang digunakan menjamin kesejahteraan hewan coba yang digunakan dalam kegiatan penelitian. Untuk itu Dr. Sri Muharsini dan Drh. Imas Sri Nurhayati, MSi telah melaksanakan Inspeksi Fasilitas Hewan Coba di Loka  Penelitian Kambing Potong”, 26-28 Oktober 2017.

Kegiatan inspeksi fasilitas hewan coba di Loka Penelitian Kambing Potong diutamakan untuk kegiatan “Pembentukan Bibit Kambing Unggul Boerka” dengan nomor register KKHB Balitbangtan/Lolitkambing/Rm/15/2017. Namun pada pelaksanaannya, kegiatan inspeksi dilakukan pula terhadap fasilitas hewan yang ada di Loka Penelitian Kambing Potong secara umum.

Ruang lingkup inspeksi  berlaku untuk seluruh fasilitas hewan yang terdapat aktivitas hewan didalamnya, meliputi perkandangan, kondisi lingkungan, pakan, alas tidur, air minum, sanitasi, perawatan hewan maupun kesehatan hewan, personel, occupational health & safety, infrastruktur dan peralatan transportasi untuk hewan.

Untuk perkandangan sudah cukup baik, hewan ternak dikandangkan secara berkelompok berdasarkan umur fisiologis (jantan, induk, dara, lepas sapih), kebersihan kandang cukup terjaga namun belum ada dokumen khusus prosedur rutin perawatan kandang pemeliharaan bersifat insidentil, kandang akan diperbaki bila ada kerusakan.

Pemberian pakan pada ternak dalam jumlah yang cukup. Pemberian konsentrat dilakukan pada pagi hari (850 gram/ekor ternak dewasa) sedangkan rumput diberikan ad libitum dengan jadwal pemberian pukul 09.00, 13.00 dan 17.00. Namun pada proses penyiapan pakan konsentrat belum ada prosedur pencegahan kontaminasi karena pakan diberikan dalam keadaan segar dan proses pencampuran konsentrat dilakukan setiap hari di pabrik pakan mini dekat lokasi kandang dengan ukuran pabrik pakan adalah 9 x 20 meter.

Sanitasi kandang cukup terjaga dengan baik dilengkapi prosedur penyimpanan dan pembuangan limbah kotoran dan sisa pakan. karung yang berisi kotoran ditumpuk di kolong kandang atau didepan kandang dan diangkut setiap 3 hari . Manajemen penjualan kotoran kandang dikelola oleh koperasi. (REP/ISN)

 

 

 

SISTEM INTEGRASI SAWIT-SAPI (SISASA)

Integrasi sawit-sapi merupakan program terobosan yang strategis, tertuang dalam Renstra Kementerian Pertanian 2015-2019
dalam upaya meningkatkan produksi daging di dalam negeri serta mewujudkan ketahanan pangan nasional

 

 

 

 

Galeri Foto Kegiatan

 

 

 

Layanan Elektronik ( e-Government )

 

International SeminarKP-HSTP

Pro-Tek RECISPPID