Bogor, 21-11-2017       English Version


Saat panen raya, selain jagung dihasilkan juga tebon jagung yang berlimpah. Tebon jagung adalah batang dan daun jagung. Tebon jagung dapat diawetkan dengan diolah menjadi silase. Silase ini sangat cocok untuk pengawetan bahan pakan dengan kadar air yang tinggi seperti tebon jagung. Dengan kondisi yang kedap udara (anerob) silase dapat disimpan hingga 6-8 bulan.

Pembuatan silase tebon jagung yang ditambah dengan hijauan leguminosa (indigofera) menghasilkan kadar protein dan energi yang lebih tinggi dibandingkan dengan silase tanpa suplementasi. Dapat dikatakan pakan komplit karena tidak perlu ditambahkan konsentrat lagi saat diberikan pada ternak.

Cara pembuatan silase, tebon jagung muda 79 kg dicampur dengan daun indigofera 18,3 kg, dedak padi 2,5 kg dan mineral 0,23 kg dan diaduk secara merata.Kemudian dimasukkan ke dalam wadah (tong atau kantong plastik), ditutup rapat, dan kedap udara. Disimpan selama 15-21 hari sebelum digunakan.

Ciri-ciri Silase yang baik adalah: teksturnya lembut, bebas jamur, aroma asam dan wangi serta terasa asam dan manis. Kandungan nutrisi  ransum komplit silase ini yaitu protein kasar (PK) 13,5% dan TDN 66%. (REP)

 

 

 

SISTEM INTEGRASI SAWIT-SAPI (SISASA)

Integrasi sawit-sapi merupakan program terobosan yang strategis, tertuang dalam Renstra Kementerian Pertanian 2015-2019
dalam upaya meningkatkan produksi daging di dalam negeri serta mewujudkan ketahanan pangan nasional

 

 

 

 

Galeri Foto Kegiatan

 

 

 

Layanan Elektronik ( e-Government )

 

International SeminarKP-HSTP

Pro-Tek RECISPPID