Bogor, 25-Sep-2018       English Version


Jagung merupakan komoditas pertanian strategis di Indonesia karena berperan penting sebagai sumber pangan maupun pakan bagi ternak.  Saat ini, terdapat jagung produk rekayasa genetik (PRG) yang memiliki keunggulan produktivitas bila dibandingkan dengan jagung konvensional.  Jagung PRG tersebut sebelum diedarkan sebagai bahan pakan harus memiliki sertifikat pakan yang diterbitkan oleh Komisi Keamanan Hayati PRG (KKH PRG) berdasarkan rekomendasi TTKH Bidang Keamanan Pakan PRG.

Berkaitan dengan hal tersebut, 11 Oktober 2017, Tim Teknis Keamanan Hayati (TTKH) Bidang Keamanan Pakan PRG telah mengadakan Sidang Pleno terhadap dokumen keamanan pakan Jagung PRG event BT11 dan GA21 yang diusulkan oleh PT Syngenta Seed Indonesia.  Sidang pleno dibuka oleh Dr Bess Tiesnamurti selaku Koordinator TTKH Pakan PRG dan dipimpin
Prof Dr. Bahagiawati Amir Husin  selaku ketua tim kecil pengkajian.  Dalam mendukung pelaksanaan kegiatan, sidang pleno dihadiri oleh anggota TTKH Pakan PRG yang terdiri dari Dr. Imron, Dr. Fariddudin At Thar, Dr. Yeni Widiawati, Dr. Yantyanti Widiawati, dan Dr. Sri Muharsini serta didukung oleh personil sekretariat. 

Secara prinsip, laporan hasil pengkajian dokumen tersebut telah selesai dibahas dan masih menunggu konfirmasi terkait teknis pelaksanaan pengujian toksisitas pada hewan coba.  Dokumen laporan hasil pengkajian tersebut akan ditandatangani oleh Wakil Ketua KKH Bidang Pakan, Kepala Balitbangtan untuk diusulkan dibahas di Sidang Pleno di KKH PRG.  Terkait dengan perkembangan saat ini TTKH Bidang Keamanan Pakan PRG akan bersiap untuk mengkaji dokumen enzim hasil produk rekayasa genetik. (REP/RQ)

 

 

 

SISTEM INTEGRASI SAWIT-SAPI (SISASA)

Integrasi sawit-sapi merupakan program terobosan yang strategis, tertuang dalam Renstra Kementerian Pertanian 2015-2019
dalam upaya meningkatkan produksi daging di dalam negeri serta mewujudkan ketahanan pangan nasional

 

 

 

loading...

Galeri Foto Kegiatan

 

 

 

Layanan Elektronik

 

 

Pro-Tek PPID

 

 

LAYANAN PUBLIK REFORMASI BIROKRASI e-KINERJA SIGAP PENGADUAN