Bogor, 24-10-2017       English Version


Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak) dan UPT-nya (Balai Besar Penelitian dan Veteriner, Balai Penelitian Ternak dan Loka Penelitian Sapi Potong) berinisiasi membantu mengurangi beban para pengungsi yang terdampak eruspi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, khususnya bagi mereka yang memiliki ternak (sapi).  Bantuan sarana prasarana ini meliputi: 20 ton pakan komplit (Protein kasar = 9% dengan 65% nilai kecernaan), kandang darurat sederhana dan 1000 dosis obat-obatan dan vitamin ternak. Hal ini dilakukan melalui koordinasi dan kerjasama yang baik dengan BPTP Bali dan Satgas Peternakan dan Kesehatan Hewan. Telah teridentifikasi 41 titik tempat penampungan sapi sementara di 6 kabupaten dan kota Denpasar. Bantuan ini ditujukan untuk membuat para pengungsi merasa aman karena ternak sapinya juga mendapat bantuan pakan, sehingga tidak harus kembali ke rumah mereka yang berada di zona bahaya untuk mengarit.

Bantuan secara simbolis diberikan kepada pengungsi yang berada di Desa Apenan, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan pada tanggal 6 Oktober 2017. Kepala Psulitbangnak, Dr. Atien Priyanti yang didampingi oleh Kepala BPTP Bali, Dr. Rai Yasa, Kepala Lolit Sapi Potong, Dr. Dicky Pamungkas, Dr. drh. Rahmat Setya Adji (BB Litvet) dan Kepala Bidang Peternakan Kabupaten Tabanan juga bersama masyarakat setempat melakukan pelayanan terpadu untuk kesehatan ternak. Sekitar 46 ekor sapi telah diberikan vitamin dan obat cacing serta pengobatan bagi sapi-sapi yang terluka akibat evakuasi yang tergesa-gesa dengan tidak dilengkapi oleh sarana pengangkutan yang baik. Dalam kesempatan itu, diberikan bimbingan teknis cara memberi pakan komplit yang benar dan pentingnya tersedia air minum sepanjang hari (ad libitum) karena kondisi cuaca yang panas dan pakan komplit yang kering. diharapkan dampak erupsi gunung Agung ini tidak berkepanjangan dan masyarakat dapat segera kembali ke wilayah asal untuk beraktivitas seperti sedia kala.

 

 

 

SISTEM INTEGRASI SAWIT-SAPI (SISASA)

Integrasi sawit-sapi merupakan program terobosan yang strategis, tertuang dalam Renstra Kementerian Pertanian 2015-2019
dalam upaya meningkatkan produksi daging di dalam negeri serta mewujudkan ketahanan pangan nasional

 

 

 

 

Galeri Foto Kegiatan

 

 

 

Layanan Elektronik ( e-Government )

 

International SeminarKP-HSTP

Pro-Tek RECISPPID