Bogor, 24-10-2017       English Version


Keistimewaan dalam beternak kambing yaitu pemeliharaannya yang mudah,  modal tidak besar, cepat mendapatkan hasil, selang beranak pendek, adaptasi tinggi dan dapat disebut sebagai investasi jangka panjang. Selain itu permintaan daging yang tinggi menjadi prospek yang baik untuk peternak. Konsumsi rata-rata daging 5,6 juta ekor/tahun dan baru dapat dipenuhi ± 40%. Daging juga dapat digunakan sebagai salah satu pemenuhan kebutuhan pada hari raya keagamaan/adat.

Salah satu kunci sukses dalam beternak kambing adalah dengan memanajemen ternak dengan memilih calon bibit, umur, produktifitas dan kesehatan ternak. Salah satu ciri ternak yang sehat dapat dilihat dari bulu yang bersih dan mengkilat, penampilan dengan tubuh besar dan tidak cacat dan mempunyai sifat keibuan yang baik pada betina.

Manajemen dapat dilakukan mulai dari pemeliharaan anak yang baru lahir. Memelihara anak kambing yang baru lahir dapat dilakukan dengan: Mengeluarkan lendir yang terdapat pada mulut dan hidung agar tidak mengganggu pernafasan, Mengikat tali pusar sepanjang 2.5 cm dari pusat, kemudian potong 1 cm dibawah ikatan tersebut, memberi yodium tincture untuk mencegah terjadinya infeksi, Keringkan tubuh ternak dan biarkan bergerak bebas dan belajar berdiri sendiri, dan Biarkan anak kambing menyusu sepuas-puasnya.

Selain itu untuk menambah jumlah ternak, peternak harus meningkatkan produktifitas ternak dengan cara : mengusahakan agar induk melahirkan anak kembar dengan memberikan pakan dengan mutu baik dan jumlah yang cukup 2 bulan sebelum dan sesudah dikawinkan, mengurangi angka kematian dengan memberikan pakan berkualitas ke induk 2 bulan sebelum dan sesudah melahirkan.

Ternak yang tidak produktif dapat terlihat jika tidak bunting setelah 3 kali dikawinkan, siklus birahinya tidak teratur, keluarnya cairan keruh, tidak mempunyai sifat mengasuh, terkena mastitis, selang beranak terlalu panjang dan terlalu tua.

 

Sumber: Lolit Kambing Potong

 

 

 

 

 

SISTEM INTEGRASI SAWIT-SAPI (SISASA)

Integrasi sawit-sapi merupakan program terobosan yang strategis, tertuang dalam Renstra Kementerian Pertanian 2015-2019
dalam upaya meningkatkan produksi daging di dalam negeri serta mewujudkan ketahanan pangan nasional

 

 

 

 

Galeri Foto Kegiatan

 

 

 

Layanan Elektronik ( e-Government )

 

International SeminarKP-HSTP

Pro-Tek RECISPPID