Bogor, 24-10-2017       English Version


Sebagai upaya menjalankan proses pemerintahan yang baik di tingkat satuan kerja, Puslitbangnak telah melaksanakan sosialisasi Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dan Sistem Pengendalian Internal (SPI) pada 26 September 2017. 

Pertemuan yang bertempat di ruang Kaliandra dibuka dan dimoderatori oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak) Dr. Atien Priyanti. Dalam sambutannya Kapuslitbangnak mengharapkan adanya pencerahan terutama pada beberapa indikator proses penilaian WBK WBBM yang masih rendah. 

Dalam paparan pembukanya, Inspektur Jendral Kementerian Pertanian, Justan Riduan Siahaan Ak.MAcc CA. QIA, mengharapkan tetap terjaganya integritas ASN lingkup Kementerian Pertanian, apalagi dengan gencarnya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK saat ini.  Beliau juga menyampaikan bahwa untuk membangun Satker dengan predikat WBK-WBBM yang baik perlu dukungan pelaksanaan SPI yang baik pula. Pada kesempatan kedua, Dr. Heni Nugraha SE, MM memberikan paparan terkait indikator proses penilaian WBK WBBM yang mengacu pada PermenPANRB No 52 Tahun 2014. 

Disampaikan bahwa ada 4 program aksi: 1) Membangun grand design dan roadmap program lumbung pakan dunia, 2) Membangun sistem pengendalian serta pengawasan klien secara terus menerus pada pelayanan program pertanian,  3) Menumbuhkan  tunas  integritas sekaligus memberantas pungli dalam pelayanan pertanian dan 4) menumbuhkan budaya 5B , beribadah, bekerja, belajar, berkarya dan berbagi.

Pada akhir acara sosialisasi Kepala Puslitbangnak mengharapkan bahwa proses audit tidak semata mata menjadi penilaian saja tetapi juga dapat menjadi budaya terhadap ASN lingkup puslitbangnak.  Selain wilayah bebas dari korupsi, pelayanan publik yang prima merupakan kata kunci utama untuk mencapai predikat WBK-WBBM.

Sosialisasi dihadiri oleh struktural, professor riset, karyawan karyawati  Puslitbangnak, struktural dan ketua kelompok peneliti dari Balai Besar Penelitian Veteriner dan Balai Penelitian Ternak.  (REP/RQ)

 

 

 

SISTEM INTEGRASI SAWIT-SAPI (SISASA)

Integrasi sawit-sapi merupakan program terobosan yang strategis, tertuang dalam Renstra Kementerian Pertanian 2015-2019
dalam upaya meningkatkan produksi daging di dalam negeri serta mewujudkan ketahanan pangan nasional

 

 

 

 

Galeri Foto Kegiatan

 

 

 

Layanan Elektronik ( e-Government )

 

International SeminarKP-HSTP

Pro-Tek RECISPPID