Bogor, 24-09-2017       English Version


Puslitbang Peternakan (6/9/2017). Sosialisasi dan pendataan emisi gas rumah kaca di peternakan, telah dilaksanakan di Kabupaten Subang dan Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat pada tanggal 22-24 Agustus 2017 oleh tim Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak), Dr. Yeni Widiawati; Drh. Imas Sri Nurhayati, MSi

Kegiatan sosialisasi dan pengambilan data dilakukan di dua lokasi yaitu di Desa Cisalak Kecamatan Cisalak Kabupaten Subang dan di Kampung Areng Desa Cibodas Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat. 

Kegiatan di Desa Cisalak dilakukan di Kelompok Tani Ternak Khonaah yang dihadiri oleh petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, petugas lapangan (PPL) Kabupaten Subang, tiga ketua Kelompok Tani Ternak dan ketua SPR di Kecamatan Cisalak, serta peternak anggota Kelompok Tani Ternak Khonaah. Materi yang disampaikan selain terkait tentang teknik mitigasi emisi gas rumah kaca dari sektor peternakan, juga pencatatan data yang diperlukan dalam proses penghitungan emisi gas rumah kaca dari peternakan.  Telah dicontohkan pengisian form yang telah disediakan terkait jenis data dan cara pengisiannya. Sehingga ketua SPR dan Kelompok Tani Ternak dapat melanjutkannya untuk di tempat lainnya.

Petugas dari Kabupaten Subang menyampaikan bahwa pada tahun 2017 Subang menjadi salah satu kawasan nasional pengembangan sapi potong dibawah Ditjen PKH, Kementan.  Dari hasil diskusi dengan staff dinas Provinsi Jawa Barat, wilayah ini disepakati dapat dijadikan sebagai salah satu titik pengambilan data/inventory gas rumah kaca di Provinsi Jawa Barat (Pilot Project). Selanjutnya, sebut strategi pengambilan data dikoordinasikan dengan ketua SPR dan ketua kelompok. Di Kabupaten Subang terdapat 3 SPR yang membina 8 Desa dari 14 Desa yang mengembangkan usaha sapi potong. 

Sedangkan kegiatan di Desa Cibodas Kabupaten Bandung Barat dilakukan di Kelompok Ternak Mekar Saluyu yang dihadiri oleh staff dan petugas lapangan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan   Provinsi Jawa Barat, staff dan petugas lapangan dari Dinas Peternakan Kabupaten Bandung Barat, ketua dan anggota Kelompok Tani Ternak Mekar Saluyu. Materi yang disampaikan selain terkait tentang teknik mitigasi emisi gas rumah kaca dari sektor peternakan, juga pencatatan data yang diperlukan dalam proses penghitungan emisi gas rumah kaca dari peternakan di lapangan.

Kelompok Mekar Saluyu merupakan kelompok ternak terbaik di kawasan ini dan diikutsertakan untuk lomba tingkat nasional. Sistem pencatatan dan management sudah baik. Sehingga sangat dimungkinkan diperoleh data yang diperlukan untuk inventory gas rumah kaca. Kabupaten Bandung Barat dapat dijadikan sebagai tempat /titik pengambilan data emisi gas rumah kaca yang mewakili peternak sapi perah. Metode pengumpulan data yang dapat dilakukan adalah melalui ketua kelompok kerjasama dengan KPSBU. Terdapat sekitar 105 kelompok ternak dibawah binaan KPSBU Lembang, yang hampir mewakilli 90% dari total sapi perah di Kabupaten Bandung Barat.  Pakan yang diberikan konsentrat yang bersumber dari KPSBU dan rumput gajah yang diperoleh dari kebun yang dikelola kelompok dengan bekerjasama dengan perhutani. Data yang diperoleh dapat menggambarkan komposisi ternak, jenis pakan dan pemberiannya serta gambaran kegiatan mitigasi yang telah dilakukan di kedua wilayah tersebut serta data emisi gas rumah kaca sebelum dan setelah adanya kegiatan mitigasi. (REP)

Galeri Foto Kegiatan

 

 

SISTEM INTEGRASI SAWIT-SAPI (SISASA)

Integrasi sawit-sapi merupakan program terobosan yang strategis, tertuang dalam Renstra Kementerian Pertanian 2015-2019
dalam upaya meningkatkan produksi daging di dalam negeri serta mewujudkan ketahanan pangan nasional