Bogor, 24-09-2017       English Version


Dalam rangka untuk mendukung program perbibitan nasional tahun 2018 serta mengoptimalkan pelaksanaan tugas pejabat fungsional peneliti, Puslitbangnak telah menggelar pertemuan Rapat Koordinasi (RAKOR) pada hari Jum’at, 11 Agustus 2017 bertempat di Aula Puslitbangnak-Bogor. Dalam rakor tersebut dihadiri oleh sekitar 70 peserta yang terdiri dari pejabat struktural, para ketua kelompok peneliti (Kelti), dan pejabat fungsional peneliti dari BB Litvet, Balitnak, Lolit Sapi Potong, dan Lolit Kambing Potong.

Agenda kegiatan rakor terbagi 2 sesi, dimana sesi ke-1 membahas mengenai program perbibitan di UPT Lingkup Puslitbangnak dan pada sesi ke-2 membahas mengenai pengoptimalan pelaksanaan tugas pejabat fungsional peneliti sesuai dengan penyusunan peta jabatan dan formasi peneliti. Pada Sesi ke-1 yang dimoderatori oleh Kabid Program dan Evaluasi Puslitbangnak (Dr. Eko Handiwirawan) menghadirkan pimpinan UK/UPT sebagai narasumber yang terdiri dari Kepala Puslitbangnak (Dr. Atien Priyanti), Kepala BB Litvet (Dr. NLP Indi Dharmayanti), Kepala Balitnak (Diwakili oleh Prof. Dr. Sofjan Iskandar), Kepala Lolit Sapi Potong (Dr. Dicky Pamungkas), dan Kepala Lolit Kambing Potong (Dr. Simon Elieser).

Topik utama yang dibahas tersebut mengenai rencana teknis produksi bibit sapi potong, ayam lokal, dan kambing potong dan pembangunan sarana dan prasarananya.  Dalam sesi tersebut juga dibahas terkait dengan protokol kesehatan hewan dan upaya pembebasan penyakit di UPT Puslitbangnak dan lokasi sumber bibit yang akan dikembangkan. Latar belakang pembahasan program perbibitan ini yaitu bahwa Puslitbangnak melalui UPT-nya telah menghasilkan beberapa rumpun unggul bibit ternak. Untuk meningkatkan kapasitas produksi bibit ternak tersebut diperlukan penambahan sarana prasarana serta pembangunan pusat-pusat pembibitan di beberapa lokasi di wilayah Indonesia sehingga dapat memperluas jangkauan penyebarannya.

Di sisi lain, diperlukan SDM sesuai dengan bidang kepakaran, dimana LIPI sedang melakukan uji beban terkait Permenpan RB Nomor 26 Tahun 2016. Hal ini terkait dengan  pengangkatan PNS dalam jabatan fungsional melalui penyesuaian/inpassing untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas pejabat fungsional peneliti sesuai dengan penyusunan peta jabatan dan formasi peneliti. Oleh karena itu, pada Sesi ke-2 menghadirkan narasumber dari LIPI dan Badan Litbang Pertanian.

Pada sesi ke-2 yang dimoderatori oleh Dr. Bess Tiesnamurti dari Puslitbang Peternakan menghadirkan narasumber dari Pusbindiklat Peneliti LIPI (disampaikan oleh Prof. Dr. Gono Semiadi) yang memaparkan “Uji Beban Peraturan Menpan RB No 26 Tahun 2016 dan Perka LIPI No 5 Tahun 2017 tentang Pengangkatan PNS dalam Jabatan Fungsional melalui Penyesuaian/Inpassing” dan narasumber Kepala Bagian Kepegawaian Badan Litbang Pertanian (Ir. Narta, M.Si) yang memaparkan “Peta Jabatan dan Formasi Peneliti Badan Litbang Pertanian”.

Kegiatan Rakor ini ditujukan untuk melakukan koordinasi dan sinergisme pelaksanaan kegiatan perbibitan dan aspek jabatan fungsional peneliti di UK/UPT Lingkup Puslitbangnak agar dapat berlangsung dengan baik.

Galeri Foto Kegiatan

 

 

SISTEM INTEGRASI SAWIT-SAPI (SISASA)

Integrasi sawit-sapi merupakan program terobosan yang strategis, tertuang dalam Renstra Kementerian Pertanian 2015-2019
dalam upaya meningkatkan produksi daging di dalam negeri serta mewujudkan ketahanan pangan nasional