Bogor, 23-11-2017       English Version


Lidah buaya adalah salah satu tanaman yang sudah banyak digunakan untuk kesehatan, karena mengandung bioaktif yang dikenal sebagai antrakinon dan dapat berfungsi sebagai antibakteri untuk menghambat pertumbuhan bakteri patogen di dalam usus.

Ekstrak khlorofom dari gel lidah buaya diketahui mempunyai pengaruh menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Salmonella.tidak hanya untuk manusia, ternyata zat yang terkandung dalam lidah buaya itu pun sangat bermanfaat bagi hewan ternak, khususnya ayam.

Pemberian optimum bioaktif lidah buaya sebagai campuran pakan ayam petelur adalah 1,00 g/kg pakan. Gel lidah buaya dapat meningkatkan efisiensi penggunaan pakan pada ayam broiler serta dapat memperbaiki nilai konversi pakan.

Pembuatan tepung yang mengandung zat bioaktif lidah buaya diawali dengan memisahkan daging dari kulit, kemudian daging lidah buaya dikeringkan menggunakan oven. Selanjutnya, daging lidah buaya digiling hingga menjadi tepung. Untuk memperoleh 1 kg pakan tepung lidah buaya ini, biasanya dibutuhkan 100 kg lidah buaya segar.

Manfaat pemberian pakan lidah buaya ini antara lain dapat mengurangi konsumsi ransum dibandingkan dengan ransum yang diberi antibiotik, selain itu juga mampu menghasilkan bobot telur lebih tinggi, serta nilai konversi ransum lebih rendah dengan perbaikan konversi ransum 8,40%.

Bioaktif lidah buaya ini mempunyai efektifitas yang sama dengan antibiotika sebagai imbuhan pakan untuk konsumsi ransum, bobot telur dan konversi ransum bagi ayam petelur di tingkat peternak komersial. (rep/ybh)

 

 

 

SISTEM INTEGRASI SAWIT-SAPI (SISASA)

Integrasi sawit-sapi merupakan program terobosan yang strategis, tertuang dalam Renstra Kementerian Pertanian 2015-2019
dalam upaya meningkatkan produksi daging di dalam negeri serta mewujudkan ketahanan pangan nasional

 

 

 

 

Galeri Foto Kegiatan

 

 

 

Layanan Elektronik ( e-Government )

 

International SeminarKP-HSTP

Pro-Tek RECISPPID