Bogor, 24-09-2017       English Version


Tanggal
:
08 Agustus 2017
Ringkasan
:
Upaya Khusus sapi indukan wajib bunting (UPSUS SIWAB) adalah salah satu program yang dicanangkan Kementerian Pertanian untuk mengakselerasi percepatan target pemenuhan populasi sapi potong dalam negeri. Program tersebut dituangkan dalam peraturan Menteri Pertanian No. 48/Permentan/PK.210/10/2016 tentang Upaya Khusus Percepatan Peningkatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting yang ditanda tangani Menteri Pertanian pada tanggal 3 Oktober 2016. Program ini memiliki tujuan mewujudkan komitmen pemerintah dalam mengejar swasembada daging sapi yang ditargetkan tercapai pada 2026 dan mewujudkan Indonesia yang mandiri dalam pemenuhan pangan asal hewan, dan sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak rakyat. Oleh karena itu, UPSUS SIWAB akan memaksimalkan potensi sapi indukan di dalam negeri untuk dapat terus menghasilkan pedet. Inovasi teknologi peternakan dan veteriner yang di implementasikan dalam mendukung program UPSUS SIWAB utamanya di lokasi Demfarm adalah : a) Pakan tambahan atau aditif (Bioplus untuk pedet dan Minoxvit untuk pejantan dan induk), b) Hormon untuk sinkronisasi berahi (Estrunak), c) Vaksin untuk pencegahan diare anak sapi (Vaksin ETEC+VTEC), d) Kit deteksi penyakit surra dan beberapa penyakit strategis lainnya (Surelisa Kit-Te dan Felisavet), e) Kit deteksi kebuntingan dini (Imunodotbloting), dan f) Hijauan pakan ternak berkualitas (Indigofera sp).
Download
:
 PDF (343,1 KB)

 

Galeri Foto Kegiatan

 

 

SISTEM INTEGRASI SAWIT-SAPI (SISASA)

Integrasi sawit-sapi merupakan program terobosan yang strategis, tertuang dalam Renstra Kementerian Pertanian 2015-2019
dalam upaya meningkatkan produksi daging di dalam negeri serta mewujudkan ketahanan pangan nasional