Bogor, 21-11-2017       English Version


Tim Upsus Siwab Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak) Dr. Endang Romjali dan Drh. Iif Syarifah Munawaroh telah melaksanakan tugas pelaksanaan demfarm di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan tanggal 12- 15 Juli 2017. Kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari kegiatan sosialisasi UPSUS SIWAB yang telah dilaksanakan sebelumnya tanggal 7 Juli 2017.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Puslitbangnak bersinergi dengan tim Balitnak, Kepala Kebun Percobaan Kabupaten Gowa dan inseminator dari Dinas Peternakan Kabupaten Gowa. Kegiatan yang dilakukan meliputi survey lapang kondisi ternak sapi dan pemanfaatan teknologi yang telah disediakan oleh Puslitbangnak di wilayah penentuan lokasi Demfarm sebagai contoh untuk kawasan ternak sapi lainnya. Wilayah yang digunakan sebagai Demfarm adalah beberapa dusun-dusun terdekat di Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa. Survey dilakukan melalui kuesioner dan wawancara terhadap peternak sapi potong dan melakukan peninjauan langsung dan perlakuan terhadap ternak sapi di lapangan. Selain itu dilakukan pula pemberian vitamin dan mineral yang dibutuhkan baik pada induk bunting tua maupun anak umur 1-3 bulan.

Dari hasil survey  tersebut, sebagian besar masyarakat  bermata pencaharian sebagai petani dan juga memelihara sapi (Bali, PO, Brahman dan Limousin). Sistem pemeliharaannya adalah penggembalaan di padang rumput pada pagi hingga jelang sore. Rataan untuk Body Condition Score (BCS) adalah 3, dimana kondisinya tidak kurus dan tidak terlalu gemuk.

Survey dilakukan kepada 25 peternak dengan jumlah total populasi ternak sapi potong sebanyak 190 ekor, sapi betina dewasa atau induk sebanyak 100 ekor, betina muda sebanyak 15 ekor, betina anak sebanyak 26 ekor. Dari 100 ekor ternak betina dewasa 23 ekor bunting, betina menyusui sebanyak 36 ekor dan betina belum bunting sebanyak 77 ekor. Jumlah sapi jantan sebanyak 49 ekor (11 ekor  jantan dewasa, 12 ekor jantan muda dan 26 ekor  anak jantan). Cara perkawinanyang dilakukan di lokasi debfarm yaitu melalui IB dan kawin alam.  (REP)

 

 

 

SISTEM INTEGRASI SAWIT-SAPI (SISASA)

Integrasi sawit-sapi merupakan program terobosan yang strategis, tertuang dalam Renstra Kementerian Pertanian 2015-2019
dalam upaya meningkatkan produksi daging di dalam negeri serta mewujudkan ketahanan pangan nasional

 

 

 

 

Galeri Foto Kegiatan

 

 

 

Layanan Elektronik ( e-Government )

 

International SeminarKP-HSTP

Pro-Tek RECISPPID