Bogor, 19-09-2017       English Version


Dalam rangka memperingati 40 tahun Perhimpunan Agronomi Indonesia (Peragi) menggelar Seminar di IPB Convention Center 19 Juli 2017 dengan tema “Peran Teknologi Agronomi dalam Mempercepat Penciptaan dan Hilirisasi Inovasi Pertanian”. Ketua panitia, Dr. Ir. Retno Sri Hartati Mulyandari, M.Si. menyampaikan untuk mengurangi jumlah import dalam pemenuhan kebutuhan pangan yang semakin meningkat seiring meningkatnya jumlah penduduk Indonesia, diperlukan adanya teknologi. Salah satunya teknologi benih unggul dan bermutu dengan jumlah yang cukup. Dalam hal ini, PERAGI, sebagai organisasi profesi ahli agronomi harus mampu berperan aktif dalam pengembangan sumberdaya manusia dan IPTEK guna mendukung kemajuan pertanian nasional. Melalui seminar nasional ini menjadi media diseminasi dan pertukaran informasi teknologi untuk mendukung program perbenihan tahun 2018.

Ketua umum PERAGI, Dr. Ir. Muhammad Syakir, MS, dalam kesempatan ini menyampaikan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah dalam pengembangan agronomi nasional. Diharapkan pula, untuk agenda selanjutnya, PERAGI sebagai lembaga yang legal dan memiliki badan hukum, menyelenggarakan seminar agar dapat menjadi wadah informasi pengembangan teknologi pertanian. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Rektor Institut Pertanian Bogor, Prof. Dr. Ir. Herry Suhardianto, M.Si, yang memperkenalkan dan mempromosikan varietas padi yang dihasilkan oleh salah satu dosen Agronomi IPB, Padi IPB S3.

Acara kemudian dibuka oleh Menteri Pertanian Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa telah dilakukan perubahan kebijakan pembangunan pertanian, yaitu penyempurnaan regulasi dan penataan SDM serta manajemen. Beberapa kebijakan yang dikeluarkan diantaranya pemberian asuransi pertanian kepada petani, percepatan masa panen, pemberian royalty bagi peneliti yang menghasilkan alsintan. Kedepannya, akan dilakukan pengembangan lahan tadah hujan dan pasang surut sebagai daerah yang berpotensi besar untuk meningkatkan produksi komoditas pertanian.

Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan pleno menyajikan 4 materi yang dibawakan oleh 4 narasumber. Materi pertama berjudul “Sinergi Lintas Sektor dalam Penciptaan dan Hilirisasi Inovasi Pertanian untuk Mendukung Kedaulatan Pangan Indonesia” disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR, Dr. Ir. H.E. Herman Khaeron, M.Si. kemudian dilanjutkan materi kedua berjudul Peran Teknologi Agronomi dalam Penciptaan dan Hilirisasi Inovasi Pertanian” disampaikan oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Dr. Ir. Muhammad Syakir, MS; serta materi ketiga dan keempat secara berurutan berjudul Strategi Percepatan Penciptaan dan Implementasi Inovasi Pertanian” dan Kiat Sukses Mengembangkan Agrotechnopreneurship berbasis Inovasi Pertanian” yang disampaikan oleh Dr. Ir. Ophirtus Sumule, DEA. dan Gun Sutopo.
Seminar Perhimpunan Agronomi Indonesia (PERAGI) dihadiri oleh 300 orang yang terdiri dari peserta dan undangan. Dari Puslitbangnak hadir hadir Rahmawati Elvianora Pul dan Cahyatina Tri Rahayu. (CTR/REP)

ddsadsadadasdas

Galeri Foto Kegiatan