Bogor, 19-09-2017       English Version


Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS SIWAB) di Kabupaten Lamongan diawali dengan sosialisasi kepada anggota kelompok peternakan Tumpang Sari. Sosialisasi dilaksanakan pada hari Rabu, 12 Juli 2017 di UPTD Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kecamatan Paciran yang terletak di Desa Kandang Semangkon, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini dimoderatori oleh Drs. Lukman Affandhy (peneliti Loka Penelitian Sapi Potong) dan dibuka oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan yang diwakili oleh Ir. Jaka Susila (Kabid Produksi Ternak). Dalam sambutannya  menyampaikan terimakasih kepada Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Pusat penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak) yang telah memilih Kab. Lamongan sebagai salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan demfarm UPSUS SIWAB.

Prof. Ismeth Inounu sebagai narasumber menyampaikan tentang pengertian, tujuan dan dukungan teknologi peternakan pada kegiatan demfarm UPSUS SIWAB. Adapun dukungan teknologi peternakan yaitu berupa bioplus pedet, minoxvit, vaksin VTEC, dan benih indigofera.

Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan produksi bibit ternak di kelompok tersebut. Pelaksanaan kegiatan demfarm oleh Tim Puslitbangnak yaitu Prof. Ismeth Inounu, Drs. Lukman Affandhy, M. Luthfi, S.Pt, M.Si, Singgih Setyawan, S.Pt, Tim Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan yaitu Lia Susanti, Masrori, Abu Bakar, drh. Faris AK, Hadi riyanto, S.Pt, Munir dan Pak Husodo yang merupakan Ketua Kelompok Peternakan Tumpang Sari. Kegiatannya yaitu melakukan tes kebuntingan dengan pengambilan sampel darah kepada ternak sapi yang sudah dikawinkan/IB antara 1-3 bulan. Selain itu juga didesiminasikan benih bioplus pedet, minoxvit kepada ternak yang pedet dan sapi yang memiliki bobot badan rendah. (REP/SS)

//
ddsadsadadasdas //

Galeri Foto Kegiatan