Bogor, 22-Feb-2018       English Version


Tim Teknis Keamanan Hayati (TTKH) Bidang Pakan Produk Rekayasa Genetika (PRG) telah mengadakan rapat pleno tanggal 7 Juli 2017 di ruang rapat Kaliandra, Puslitbangnak, Bogor. Tim ini terdiri dari Dr. Bess Tiesnamurti MSc., Prof. Dr. Ir. Bahagiawati AH, M.Sc., Dr. drh. Sri Muharsini, Dr. Nurhayati Diah Purwantari, Dr. Tike Sartika, Dr. Ir. Yeni Widiawati, Dr. Kurniawan Rudi Trijatmiko, SP, M.Si., Dr. Sutoro, Dr. Yantyati Widyawati, Prof. Dr. Ir. Sudarsono, M.Si., Prof. Dr. drh. Retno D. Soejoedono, Dr. Imron, Muhammad Hunaina Fariduddin, Ath-Thar. Si. M.Si. serta sekretaris Tim (Ir. Artaria  Miniswaty dan Rahmad Quanta S.Pt. Rapat dihadiri oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Dr. Ir. Muhammad Syakir M.S, selaku Wakil Ketua Bidang Keamanan Pakan PRG. Rapat dibuka oleh Koordinator TTKH Pakan PRG, Dr. Ir. Bess Tiesnamurti, M.Sc. yang dalam pembukaan menyampaikan permohonan masukan dari seluruh TTKH Pakan PRG dalam penyempurnaan laporan hasil kajian tebu PRG toleran kekeringan event  NXI-4T. Ringkasan laporan hasil pengkajian TTKH Pakan PRG tersebut kemudian akan disampaikan kepada ketua Komisi Keamanan Hayati (KKH) untuk diplenokan yang hasil akhirnya digunakan untuk mendapatkan sertifikat aman pakan. Kepala Badan Litbang Pertanian, dalam arahannya menyampaikan Indonesia telah menerima produk rekayasa genetik dengan prinsip kehati-hatian. Selanjutnya disampaikan bahwa dalam melaksanakan pengkajian dokumen keamanan pakan, maka TTKH Pakan PRG tetap memegang teguh azas ilmiah. Sebagai penutup, beliau menyampaikan juga bahwa pentingnya mengangkat produk-produk pertanian yang dihasilkan oleh petani dalam negeri sehingga dapat menunjang perkembangan pertanian dalam negeri.

Rapat pleno ini berlangsung dengan me-review laporan TTKH Pakan PRG dengan dimoderatori oleh Dr.Ir. Bess Tiesnamurti, M.Sc. dan Prof. Dr. Ir. Bahagiawati AH, M.Sc. sebagai narasumber. Terdapat beberapa masukan perbaikan laporan baik dalam bentuk redaksi maupun substansi laporan sehingga diperoleh penyempurnaan laporan hasil pengkajian tersebut.(CTR)

 

 

 

SISTEM INTEGRASI SAWIT-SAPI (SISASA)

Integrasi sawit-sapi merupakan program terobosan yang strategis, tertuang dalam Renstra Kementerian Pertanian 2015-2019
dalam upaya meningkatkan produksi daging di dalam negeri serta mewujudkan ketahanan pangan nasional

 

 

 

 

 

 

 

loading...

Galeri Foto Kegiatan

 

 

 

Layanan Elektronik

 

 

Pro-Tek