Bogor, 27-06-2017


Badan Litbang Pertanian yang menghelat acara “Jalan Sehat” bersama Pemerintah Kota Bogor dalam rangka mengenalkan sekaligus menunjukkan bahwa inovasi teknologi pertanian yang selama ini dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia, terlahir dari Kawasan Penelitian Pertanian Badan Litbang Pertanian yang ada di Kota Bogor didukung oleh Unit Kerja penelitian dan pengembangan komoditas pertanian. Jalan sehat dirangkaikan dengan penandatanganan MoU Kota Bogor sebagai Kawasan Inovasi Teknologi Pertanian antara Badan Litbang Pertanian dengan Pemerintah Kota Bogor.

 

Kepala Badan Litbang Pertanian Dr. M. Syakir dalam sambutannya mengatakan keinginannya untuk mewujudukan suatu Kawasan Agroinovasi sebagai pusat inovasi Badan Litbang Pertanian menjadi salah satu icon Kota Bogor. “Di kota Bogor ini, ada 12 Unit Kerja di bawah Badan Litbang Pertanian”, ujarnya. Untuk itu Kepala Badan Litbang Pertanian mengajak Pemkot Bogor untuk bersama-sama membangun dan mengembangkan kawasan ini.

 

"Ada ratusan inovasi teknologi pertanian moderen yang dihasilkan peneliti kami, yang dapat digunakan untuk mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan,"( Sabtu 25 Maret 2017).


Selanjutnya beliau mengatakan,  taman sains yang dirancang Balitbangtan ini memberikan edukasi kepada masyarakat mulai dari pelajar, mahasiswa, dosen, peneliti terutama petani di Indonesia jika memang dunia pertanian tidak akan maju tanpa ada campur tangan teknologi pertanian.

 

Wali Kota Bogor Dr. Bima Arya sempat terkejut dengan adanya Kawasan Agroinovasi ini. “Seumur-umur saya baru pertama kali sekarang masuk di kawasan ini, dan kawasan ini seperti kebun raya, ya…kebun raya mini”, ujarnya. Ada tiga hal penting disampaikan Walikota Bogor setelah berkeliling di Kawasan Pertanian Cimanggu ini.

 

Pertama, Pemkot Bogor bisa bekerja sama dalam konteks konservasi. “Saya melihat banyak sekali jenis-jenis tanaman yang dikoleksi di kawasan ini, tapi saya menginginkan ada pendekatan-pendekatan juga pada tanaman-tanaman khas Bogor, seperti buah kesemek”, pintanya.

Kedua adalah Edukasi. “Ini kawasan yang sangat luar biasa, anak sekolah, warga umum, semuanya bisa datang ke sini berkeliling. Banyak sekali yang bisa dipelajari walau baru saja saya berkeliling, tapi sudah banyak sekali pengetahuan yang saya dapat”, kata Bima.


Dan ketiga, Rekreasi. “Kawasan ini bisa menjadi tempat rekreasi, saya akan rekomendasikan kepada tamu yang berkunjung ke Balai Kota, untuk mengunjungi Kawasan Agroinovasi ini”, ujar Bima.


Sumber: Puslitbangbun

Galeri Foto Kegiatan