Bogor, 21-11-2017       English Version


Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak) bekerjasama dalam kerangka FAO-TCP/RAS/3507 tentang Building Capacity towards Sustainable Livestock Sector Development. Output yang diharapkan adalah penyusunan Policy Documentation terkait dengan “Improving Policy on Domestic Red Meat Production in Indonesia through Accelaration Integrated Palm Oil-Cattle and Small Ruminant Development”. Pada tanggal 17 Maret 2017 di Badan Litbang Pertanian telah diselenggarakan Pertemuan Pemangku Kepentingan dalam Rekomendasi Kebijakan Akselerasi Sawit- Sapi untuk memperoleh saran/masukan terhadap draft Policy Paper tersebut.

Pertemuan dibuka oleh Sekretaris Badan Litbang Pertanian dengan peserta selain dari FAO-ID Jakarta, juga hadir Asdep Deputi Peternakan dan Perikanan, Kemenko Bidang Perekonomian, Direktur Pusat Teknologi Produksi Pertanian-BPPT Direktorat Tanaman Tahunan dan Penyegar-Ditjen Perkebunan, Direktorat  Pakan-Ditjen PKH, Puslitbang Perkebunan, BBSDLP serta PSEKP.

Dalam presentasinya NPC Indonesia, Dr. Atien Priyanti menyampaikan beberapa rekomendasi kebijakan yang dapat mengakselerasi pelaksanaan integrasi sawit-sapi dalam kontribusinya terhadap produksi daging merah di Indonesia. Pertemuan lanjutan melalui Forum Komunikasi Integrasi Sawit-Sapi akan dilaksanakan dalam waktu dekat dengan menghadirkan beberapa kementerian/lembaga lain, seperti Kemendes, BKPM, Kemen DN, Bappenas dll.

 

 

 

SISTEM INTEGRASI SAWIT-SAPI (SISASA)

Integrasi sawit-sapi merupakan program terobosan yang strategis, tertuang dalam Renstra Kementerian Pertanian 2015-2019
dalam upaya meningkatkan produksi daging di dalam negeri serta mewujudkan ketahanan pangan nasional

 

 

 

 

Galeri Foto Kegiatan

 

 

 

Layanan Elektronik ( e-Government )

 

International SeminarKP-HSTP

Pro-Tek RECISPPID