Bogor, 17-Oct-2018       English Version


Asam humat adalah salah satu senyawa yang terkandung dalam “humate substance”, dan merupakan hasil dekomposisi bahan organik, utamanya bahan nabati, yang terdapat dalam batubara muda (leonardite), gambut, kompos atau humus. Pemberian asam humat pada air minum dapat mempengaruhi pertambahan bobot hidup maupun FCR pada ayam pedaging.

Potensi humat di Indonesia cukup tinggi dikarenakan sumber asam humat yang berasal dari lahan gambut dan batubara muda cukup tinggi. Areal lahan gambut dan batubara muda tersebar di Sumatera, Kalimantan dan Jawa (khususnya daerah rawa Pening, Jawa Tengah). Selain sumber tersebut di atas, asam humat dapat pula diperoleh dari kompos sudah matang yang tersedia di hampir semua lokasi pertanian.

Asam humat mengandung gugus anion maupun kation “exchange site”, antara lain untuk ion-ion Ca, Na, Al dan Fe, sehingga secara kimia bersifat sangat reaktif sebagai  “chelator”. Ekstraksi dilakukan dengan natrium hidroksida yang lebih dikenal dengan metode Kreulen.

Prosedur pembuatan asam humat:

 

Bobot hidup ayam yang diberi tambahan asam humat

Perlakuan
Asam Humat (mg 1-1)
Kontrol
100
200
300
0-3 minggu
780
797
796
788
3-5 minggu
1059
1085
1085
1086
0-5 minggu
1839b
1882a
1839
1839a

Feed Convertion Ratio (FCR)

Perlakuan
Asam Humat (mg 1-1)
Kontrol
100
200
300
0-3 minggu
1,36
1,36
1,36
1,34
3-5 minggu
1,89a
1,79b
1,85ab
1,77b
0-5 minggu
1,66a
1,61b
1,64ab
1,59b

Presentase karkas ayam umur 5 minggu

Perlakuan
Asam Humat (mg 1-1)
Rataan
Kontrol
100
200
300
Jantan
65,61 + 1,90
67,79 + 2,96
67,19 + 1,50
68,85 + 2,43
67,61 + 2,44
Betina
66,64 + 1,61
65,34 + 2,41
68,07 + 2,66
66,51 + 1,34
66,71 + 2,12
Rataan
66,28 + 1,78
67,06 + 3,11
67,63 + 2,06
67,68 + 2,21
 

 

Pemberian asam humat 100 mg/l, 200 mg/l dan 300 mg/l dalam air minum berperan sebagai bahan imbuhan pakan yang dapat meningkatkan efisiensi penggunaan pakan, laju pertumbuhan dan persentase karkas.

 

 

 

SISTEM INTEGRASI SAWIT-SAPI (SISASA)

Integrasi sawit-sapi merupakan program terobosan yang strategis, tertuang dalam Renstra Kementerian Pertanian 2015-2019
dalam upaya meningkatkan produksi daging di dalam negeri serta mewujudkan ketahanan pangan nasional

 

 

 

loading...

Galeri Foto Kegiatan

 

 

 

Layanan Elektronik

 

 

Pro-Tek PPID

 

 

LAYANAN PUBLIK REFORMASI BIROKRASI e-KINERJA SIGAP PENGADUAN