Bogor, 16-Nov-2018


Dibalik penampilan kelinci dengan bentuk tubuh yang lucu dan bulu halusnya, ternyata juga memiliki beragam manfaat yang mempunyai peluang dan prospek untuk dibudidayakan.

Kelinci jenis pedaging dapat diandalkan sebagai hewan penyedia daging berkualitas karena tinggi protein, rendah kolesterol dan rendah asam lemak jenuh sehingga cocok dikonsumsi oleh penderita darah tinggi. Rasa gurih, tekstur halus dan warna putih daging kelinci mirip dengan daging ayam.

Daging kelinci bisa diolah secara langsung menjadi penganan apa saja seperti sate, steak, sop dan gule. Untuk mengurangi masalah psikis terhadap konsumsi daging kelinci, maka dapat diolah menjadi sosis, nugget, baso, rolade, dendeng ataupun abon.

Beberapa jenis kelinci menghasilkan bulu eksotis yang indah, menarik dan berharga tinggi yang berpotensi ekspor dengan mutu fisik kulit lebih baik. Kulit bulu kelinci dapat dimanfaatkan untuk pembuatan kerajinan interior mobil, boneka, mainan anak-anak, selendang, tas wanita, aksesoris rambut, sepatu bayi, topi dan sarung tangan.


Kelinci dapat pula dipelihara sebagai ternak hias/pet yang menjadi hewan kesayangan. Jenis kelinci hias yang eksklusif mempunyai bentuk dan ukuran tubuh kecil, lucu, serta warna bulu indah dan lembut.

Selain untuk dimanfaatkan daging, kulit bulu serta sebagai hewan kesayangan, kelinci juga sangat dibutuhkan sebagai hewan percobaan di laboratorium. Selain itu, kotoran kelinci dapat diolah menjadi pupuk organik. Pupuk padat dan cair yang telah difermentasi sangat bermanfaat untuk pupuk sayuran dan bunga potong. (LY)

loading...

 

 

 

Layanan Elektronik

 

 

Pro-Tek PPID

 

 

LAYANAN PUBLIK REFORMASI BIROKRASI e-KINERJA SIGAP PENGADUAN