EnglishIndonesian

Workshop Peningkatan Suplai Susu, Daya Saing dan Pendapatan Petani Sapi Perah di Indonesia.

Kategori: Informasi Aktual Diunggah Pada: 29 November 2016.

Kegiatan Indodairy merupakan kegiatan kerjasama Indonesia dengan Autralia dalam Project ACIAR terdiri dari Puslitbang Peternakan, PSEKP, Sekolah Bisnis IPB, ACIAR, Adelaide University dan Dairy Australia dengan judul “Improving Milk Supply, Competitiveness, Livelihoods in smallholder Dairy Chains in Indonesia”. Untuk mengawali kegiatan telah dilaksanakan Workshop pada tanggal 17 November 2016 di IICC (IPB International Cenvention Center) yang dibuka oleh Sekretaris Badan Litbang Pertanian Dr. Prama Yufdi. Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan saran dan masukan pada kegiatan kerjasama ini.

Workshop dihadiri sekitar 50 peserta yang berasal dari Instansi pemerintah maupun swasta serta para pelaku usaha yang bergerak di bidang persusuan. Pembicara Utama Workshop ada 2 yaitu Deputi Kemenko Perekonomian Bidang Pangan dan Pertanian (Peran Strategi Industri Susu di Indonesia) dan Dewan Penasehat Bidang Ekonomi Kedutaan Australia (Kemitraan dalam Ketahanan Pangan untuk Abad ke-21).

Selain pembicara utama workshop juga menampilkan 3 pembicara undangan yaitu 1) Badan Litbang Pertanian yang disampaikan oleh Kepala Puslitbang Peternakan dengan judul “Kesediaan Inovasi Teknologi Mendukung Pengembangan  Persusuan Nasional”, 2) Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan yang disampaikan oleh Direktur Kesmavet dengan judul “Strategi Pengembangan Industri Susu di Indonesia: Strategi dan Kebijakan saat ini”, dan 3) Manajer Penelitian untuk Agribisnis-ACIAR dengan judul “ACIAR Setting the Scene: Gambaran tentang Peternakan, Agribisnis serta Program Kebijakan”.

Penyampaian gambaran umum mengenai proyek disampaikan oleh Pimpinan Proyek dari Center for Global Food & Resources, University of Adelaide. Ada 3 tujuan dalam project yang akan dilaksanakan, 1): Mengidentifikasi dan merekomendasikan strategi dan kebijakan untuk mendukung pengembangan rantai pasok susu yang inklusif pada petani sapi perah yang berkelanjutan di Sumatera Utara dan Jawa Barat; 2): Mengidentifikasi Hambatan pada Praktek Adopsi Manajemen yang Menguntungkan, serta Model Bisnis Peternakan dan Pengembangan Strategi untuk menginformasikan Perkembangan Program Penyuluhan di Jawa Barat dan Sumatera Utara); dan 3: Mengembangkan, merintis dan mengevaluasi pendekatan penyuluhan yang inovatif di Jawa Barat untuk profitabilitas on-farm petani sapi perah. (REP/HH)

Bagikan Berita ini