EnglishIndonesian

Tingkatkan Produktivitas Ternak Domba, Kapuslitbangnak Kunjungi Bupati Kulon Progo

Kategori: Informasi Aktual Diunggah Pada: 05 Juni 2021.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak) Dr. drh. Agus Susanto, M.Si. beserta rombongan berkesempatan menemui Bupati Kulon Progo Drs. H. Sutedjo untuk melakukan audiensi pada Jumat, 4 Juni 2021 di Ruang Rapat Menoreh Kantor Bupati Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Audiensi ini membahas terkait Program Diseminasi Bibit Domba Pejantan Unggul jenis Compass Agrinak hasil inovasi Balitbangtan kepada peternak di Kulon Progo.

Hadir mendampingi Kepala Puslitbangnak antara lain peneliti senior Puslitbangnak Dr. Bess Tiesnamurti, peneliti Balitnak Ir. Umi Adiati, Koordinator KSPHP Dr. Andi Saenab, Kepala Tata Usaha Ir. Narta, dan peneliti BPTP Balitbangtan Yogyakarta. Sementara itu dari jajaran Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Kulon Progo hadir Asisten Bidang Perekonomian Pembangunan dan Sumber Daya Alam Kab. Kulon Progo Ir. Bambang Tri Budi Harsono, MM., Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Ir. Muhammad Aris Nugraha, MMA beserta jajarannya, dan perwakilan Bappeda Kulon Progo.

Seperti dijelaskan Dr. Agus bahwa program diseminasi tersebut bertujuan untuk memperbaiki potensi genetik domba lokal yang ada di Kulon Progo dengan menyebarkan bibit domba pejantan unggul. Dari program ini diharapkan para peternak dapat meningkatkan kualitas genetik dombanya, yang pada akhirnya dapat meningkatkan produksi dan produktivitas domba-domba unggul. Rencananya tidak hanya memberikan domba pejantan unggul saja, tapi juga diberikan bimbingan teknis (bimtek) budi daya serta pendampingan kepada peternak.

“Melalui program diseminasi ini, Balitbangtan tidak hanya memberikan bibit domba pejantan unggul saja, tetapi juga melaksanakan kegiatan bimtek budidaya domba lokal unggul dan pendampingan teknologi sistem budidaya domba lokal unggul. Dengan ini diharapkan calon peternak dapat betul-betul memahami dan memanfaatkan teknologi dalam budidaya domba unggul ini,” ungkap pria asal Kali Bawang Kulon Progo ini.

Sementara itu, Kepala DPP Kab. Kulon Progo dalam paparannya menyatakan bahwa Kabupaten Kulon Progo memiliki potensi pasar ternak yang sangat tinggi. Hal ini mengingat keberadaan bandar udara (bandara) Yogyakarta International Airport (YIA) yang terletak di Kab. Kulon Progo telah memberikan berbagai dampak, antara lain tumbuhnya perhotelan di sekitar bandara YIA.

“Kami ingin bisa mensuplai bahan pangan untuk perhotelan tersebut, sehingga ternak-ternak ini juga harus memiliki kualitas yang sangat baik. Disamping itu ada juga produk olahan makanan, program Bela-Beli Kulon Progo, dan qurban warga Singapura di Kulon Progo yang juga membutuhkan ternak dengan kualitas unggul. Untuk itu kami sangat mendukung untuk terlaksananya program diseminasi ini,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Bupati Kulon Progo yang berharap program ini dapat membantu komitmen daerah untuk mengembangkan bidang peternakan dan pertanian di Kabupaten Kulon Progo. Dinyatakannya pada prinsipnya para petani peternak di Kulon Progo siap untuk menerima bantuan yang akan diberikan oleh balitbangtan melalui Puslitbangnak.

“Kami sangat antusias ketika ada (rencana) program untuk membantu bibit unggul ternak ini. Saya meminta bantuan OPD terkait untuk menyiapkan hal-hal yang dibutuhkan program ini seperti spirit dan kualitas peternak, ketersediaan lahan untuk pakan, hingga bibit unggul betinanya. Karena yang akan kita terima adalah bibit unggul maka kita juga harus menyiapkan segala keperluan dan SDM dengan kualitas unggul juga, sehingga diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit unggul yang maksimal,” tegas Bupati Kulon Progo.

Bupati Kulon Progo menilai bahwa dengan mendukung peternak di daerah, maka hal tersebut akan meningkatkan produktivitas peternak Kulon Progo. Dengan demikian diharapkan dapat meningkatkan kualitas maupun kuantitas hasil dari ternak. “Jadi kita dapat mengurangi konsumsi impor bahan pangan, karena kita sudah bisa mandiri secara ekonomi,” pungkasnya.

Setelah melaksanakan audiensi, rombongan Puslitbangnak dengan didampingi Kadis Pertanian dan Pangan mengunjungi Kelompok Tani “Martani” Bulak Sawah, Desa Giripeni, Kecamatan Wates; Jogja Agro Techno Park yang terletak di Desa Wijilan, Kecamatan Nanggulan; dan Jarendra Farm di Trayu Ngargosari, Kec. Samigaluh. (NH)

Bagikan Berita ini