EnglishIndonesian

Tim RPIK Banten, Analisis Potensi Pengembangan Ternak Domba di Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang-Banten

Kategori: Informasi Aktual Diunggah Pada: 23 Oktober 2021.

Tim RPIK Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak), Dr. Ir. Eko Handiwirawan, M.Si , Ir. Dwi Priyanto, MS, dan Drh. Eko Kardiyanto lakukan Analisis Potensi Pengembangan Ternak Domba pada Rabu- Jumat, 20-22 Oktober 2021 Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Kegiatan yang dilakukan yaitu melakukan koordinasi dengan Kepala Desa Mekarsari Ade Rahmat. dan Sekretaris Desa Karwa. Tim RPIK mohon ijin untuk melaksanakan kegiatan di Desa Mekarsari dengan melibatkan Kelompok Karya Tani. Selain itu dijelaskan juga mengenai kegiatan RPIK yang merupakan kegiatan kolaborasi diantara unit kerja di Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam hal ini Pemda Kabupaten Serang dan masyarakat/kelompok tani.

Untuk melihat potensi pengembangan ternak domba di Desa Mekarsari, dibutuhkan data profil desa yang berisi antara lain mengenai batas-batas wilayah, luas wilayah, penggunaan tanah, demografi penduduk dan pekerjaan. Selain itu, dibutuhkan data/informasi curah hujan untuk memetakan pola tanam yang dilakukan petani dan memperkirakan kapasitas produksi hijauan untuk pakan ternak domba. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan diketahui bahwa Desa Mekarsari memiliki luas wilayah 173,73 ha. Berdasarkan penggunaan tanahnya terdiri dari sawah 130,41 ha (75,06%), pemukiman 12,6 ha (7,25%), perkantoran 0,74 ha (0,43%), sekolah 1,61 ha (0,93%), pertokoan 0,4 ha (0,23%), lahan kosong 22,97 ha (13,22%) dan jalan 5 ha (2,88%). Selanjutnya batas-batas Desa Mekarsari yaitu sebelah Utara berbatasan dengan Desa Anyar, sebelah Timur berbatasan dengan Desa Anyar/ Desa Kosambironyok/ Desa Bunihara, sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Tanjungmanis, dan sebelah Barat berbatasan dengan Desa Cikoneng. Berdasarkan topografinya bahwa Desa Mekarsari memiliki ketinggian antara 4 – 21 m dpl. Jumlah penduduk Desa Mekarsari sebanyak 5.896 jiwa (Laki-laki 3.015 jiwa dan perempuan 2.881 jiwa) yang terdiri dari 1.712 KK. Berdasarkan tingkat pendidikannya terbagi menjadi SD (31,32%), SLTP (26,96%), SLTA (35,99%), Diploma (2,66%), Sarjana (2,89%), Pasca Sarjana (0,17%) dan belum sekolah (34,58%). Selanjutnya jumlah penduduk berdasarkan mata pencahariannya terbagi menjadi petani (2,82%), pedagang (1,10%), nelayan (0,22%), PNS (1,41%), pegawai swasta (2,98%), buruh kecil (2,71%), tukang ojek/becak (3,60%), pengangguran (40,77%) dan lain-lain (44,37%).

Pertemuan koordinasi diikuti oleh peternak kooperator sebanyak 15 orang dengan penjelasan terkait pembangunan kandang domba dan pemanfaatannya serta perencanaan kedepan. Dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai rencana pembangunan kandang pada awal kegiatan dan pelaporan progres kegiatan. Berdasarkan progres kemajuan pembangunan kandang sudah mencapai 60% dan diperkirakan dalam waktu 2 minggu kedepan kandang dapat selesai dibangun sesuai dengan gambar yang direncanakan. Ir. Dwi Priyanto menjelaskan bahwa kandang perkawinan yang sedang dibangun itu dapat dijadikan sebagai model untuk pemeliharaan domba secara intensif dengan membuat kandang yang dapat mengkoleksi kotoran domba (feses dan urin) sehingga dapat menambah pendapatan peternak. Dalam pertemuan dibahas juga mengenai manajemen reproduksi yang disampaikan oleh Dr. Eko Handiwirawan. Selanjutnya diharapkan bahwa usaha peternakan domba (pembiakan atau penggemukan) dapat memberikan keuntungan yang baik bagi peternak jika dapat menerapkan teknis-teknis produksi yang baik dan benar.(REP/EK)

Bagikan Berita ini