EnglishIndonesian

Sosialisasi Permentan N0. 36 Tahun 2016 tentang Pengkajian Keamanan Pakan Produk Rekayasa Genetik di Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Kategori: Informasi Aktual Diunggah Pada: 10 Januari 2017.

Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No.36 Tahun 2016 tentang Pengkajian Keamanan Pakan Produk rekayasa genetik merupakan salah satu regulasi yang mengatur peredaran pakan produk rekayasa genetik. Dengan ditandatanginya Permentan tersebut, maka menjadi kewajiban Tim Teknis Keamanan Hayati Pakan Produk Rekayasa Genetik (TTKH Pakan PRG) untuk menyosialisasikan peraturan tersebut. Kegiatan Sosialisasi yang dilaksanakan pada tanggal 21 - 22 Desember 2016 oleh tim yang terdiri dari Dr. Bess Tiesnamurti, Prof. Retno D. Soedjoedono, Prof. Bahagiawati, Dr. drh Sri Muharsini, Ir. Artaria Misniwaty dan Rahmad Quanta S.Pt.

Kegiatan sosialisasi disambut baik oleh Dekan Fakultas Pertanian Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Irwan Sukri Banuwa). Narasumber dalam kegiatan ini: Dr. drh Sri Muharsini (Sosialisasi Permentan No. 36 Tahun 2016) dan Prof. Bahagiawati. (Isu dan Fakta PRG: Menanggapi Kampanye Hitam di medsos). Selaku pembahas pada kegiatan sosialisasi ini adalah Dr. Erwanto (Dosen Jurusan Peternakan Unila), perumus Prof. drh Retno D. Soedjoedono yang dimoderatori oleh Prof. Setyo Dwi Utomo (Fakultas Pertanian, Jurusan Agroteknologi).

Sosialisasi dilanjutkan dengan diskusi dua arah yang memberikan pengetahuan terhadap audiens mengenai keamanan Produk Rekayasa Genetik (PRG) serta masukan bagi Tim Teknis Keamanan Hayati Pakan. Pemahaman terutama diberikan karena banyaknya informasi negative yang berbedar melalui Media Sosial. Selain itu di pihak konsumen pengguna tanaman PRG, perwakilan PT. Cheil Jedang. Kegiatan Sosialisasi diakhiri dengan penyerahan Plakat dari masing-masing instansi.

Pertemuan dihadiri sebanyak 85 orang yang berasal dari perwakilan Civitas Akademika Fakultas Pertanian Unila, TTKH Pakan PRG, BPTP Provinsi Lampung, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat, Badan Penyuluh Pertanian Perikanan dan Kehutanan Kab. Pesawaran, Dinas Peternakan Kab. Lampung Tengah, Civitas Akademika Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang, dan PT. Cheil Jedang (GPMT). (REP/RQ)

Bagikan Berita ini