EnglishIndonesian

Smartphone Dukung Penyebaran Inovasi Teknologi Balitbangtan

Kategori: Informasi Aktual Diunggah Pada: 02 Maret 2017.

Penggunaan setting yang berkualitas tinggi diperlukan untuk memaksimalkan penggunaan sensor kamera, karena kamera yang memiliki angka megapixel lebih besar tidak selalu bagus hasilnya. Faktor lain yang menentukan bagus atau tidaknya sebuah foto adalah pencahayaan dan elemen pembentuk gambar (warna, tekstur, komposisi, sudut pandang, bentuk, pola, dll). Demikian disampaikan oleh Parmadi Budiprasetyo, seorang fotographer profesional yang bersertifikat dari IIOO Digital/Photobooth Indonesia dalam acara Workshop “Fotografi menggunakan Handphone untuk Optimalisasi Media Sosial” yang dilaksanakan  1 Maret 2017, di Balai Penelitian Tanaman Penyegar dan Industri, Parungkuda-Sukabumi.

Selain itu Parmadi juga menjelaskan tips dan trik menggunakan handphone untuk keperluan foto dapat diaplikasikan dengan mudah apabila pengambilan gambar menggunakan setting kualitas tertinggi. Ditambahkan juga menambahkan untuk memaksimalkan hasil foto dapat dibantu dengan pengaturan sumber cahaya, perhatikan datangnya sumber cahaya, sudut pengambilan dan ruang tajam (blur). Untuk foto di luar ruangan perlu diperhatikan arah sumber datang cahaya, waktu mempengaruhi kualitas dan kuantitas cahaya (idealnya pagi dan sore hari, atau siang hari saat mendung), siang terik memiliki cahaya yang terlalu keras dan bayangan yang kasar.

Workshop ini memperkenalkan aplikasi Open Camera sebagai aplikasi handphone yang membantu memaksimalkan fungsi kamera pada hp agar mendapatkan hasil seperti kamera dslr. Aplikasi ini memiliki pengaturan seperti kamera digital/dslr pada umunya, diantaranya adalah white balance, exposure composition, auto stabilise, iso, pengaturan resolusi, dll. Aplikasi yang digunakan dalam mengedit hasil foto pada workshop ini adalah aplikasi Snapseed. Snapseed adalah editor gambar untuk menggunakan puluhan efek (edit efek dan filter) pada foto dari layar perangkat android/hp. 

Workshop ini dihadiri oleh pranata humas dan PHP lingkup Balitbangtan. Hadir dari Puslitbangnak adalah Rahmawati Elvianora Pul dan M Indra Fauzy.  (REP/MIF)

Bagikan Berita ini